Kasus Bupati Pemalang, Uang Rp1,98 Miliar untuk Keperluan Pribadi
KPK mengungkap dugaan permintaan uang oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang mengumpulkan Rp1,98 miliar melalui orang kepercayaannya.
Nindy Ayunda bersama suami, Askara Parasady Harsono. /Ist-Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA - Nindy Ayunda akhirnya menyapa sang suami, Askara Parasady Harsono dengan sebutan ayah saat bersaksi dalam sidang kasus narkotika dan kepemilikan senjata api ilegal di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (26/4/2021).
Perempuan berdarah Padang dan Askara diketahui tengah dalam proses perceraian.
Awalnya Majelis Hakim menanyakan identitas dan kedekatan Nindy Ayunda dengan Askara Parasady Harsono. Ibu dua anak itu kemudian mengaku sebagai istri terdakwa kasus narkotika dan kepemilikan senjata api ilegal tersebut.
"Kenal Askara?," tanya majelis hakim.
"Iya, dia suami saya," jawab Nindy Ayunda.
"Oh suamimu," ujar majelis hakim.
Majelis hakim langsung menjelaskan proses persidangan jika keluarga menjadi saksi di pengadilan. Nindy Ayunda diperbolehkan tak bersumpah saat bersaksi untuk suaminya, namun dia memilih mengambil sumpah.
Baca juga: Pemerintah Minta THR Diberikan Penuh
Selesai bersumpah, pelantun lagu "Untuk Sahabat" itu ditanya majelis hakim soal panggilan Askara sehari-hari. Majelis hakim meminta Nindy Ayunda menyapa suaminya untuk memastikan suaranya terdengar baik dalam persidangan virtual tersebut.
"Kamu manggilnya apa?," tanya majelis hakim lagi.
"Ayah yang mulia. Denger nggak yah?," kata Nindy Ayunda sambil menyapa Askara.
"Ayah? Denger yah?," imbuh majelis hakim.
Askara yang melakukan sambungan video dari Rutan Salemba tak menjawab Nindy Ayunda. Dia hanya menganggukkan kepalanya sebagai tanda audio terdengar baik.
Sidang kemudian dilanjutkan oleh pihak jaksa yang melontarkan beberapa pertanyaan kepada Nindy Ayunanda.
Seperti diketahui, Nindy Ayunda menjadi saksi dari pihak jaksa dalam sidang kasus narkotika dan kepemilikan senjata api ilegal suaminya, Askara Parasady Harsono di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
Selain itu, Askara juga kedapatan memiliki senjata api ilegal jenis Baretta Kaliber 365 di dalam kamar serta puluhan butir peluru. Senjata api itu ditemukan di dalam brankas yang ada di kamarnya.
Selain permasalahan pidana di atas, Askara juga tersandung masalah KDRT yang dilaporkan istrinya ke Polres Jakarta Selatan. Statusnya kini juga sudah tersangka.
Sementara semua proses hukum berjalan, sidang perceraian antara Nindy Ayunda dan Askara juga terus berjalan. Pihak Nindy Ayunda bersikukuh ingin bercerai, sementara Askara ingin mempertahankan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
KPK mengungkap dugaan permintaan uang oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang mengumpulkan Rp1,98 miliar melalui orang kepercayaannya.
Dinkes Kota Jogja menargetkan 3.146 anak menerima vaksin HPV pada BIAS 2026. Tahun ini, imunisasi juga menyasar anak laki-laki kelas 5 SD.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.