7 Siswa SMK Ngawi Sakit Usai Santap MBG, Ini Penjelasan Polisi
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
Ilustrasi keracunan/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA--Anggota polisi dari Polresta Jogja ddikabarkan terkait dengan kasus sate beracun yang menyebabkan seorang anak laki-laki di Sewon, Kabupaten Bantul, meninggal dunia.
Otoritas Polresta Jogja juga telah mengetahui kabar yang beredar tersebut. Diketahui, takjil sate itu mengakibatkan seorang bocah tewas, yakni Naba Faiz Prasetya.
Bocah sembilan tahun itu mengembuskan napasnya setelah makan sate yang berasal dari seorang perempuan di Kota Jogja. Sate tersebut semula dititipkan perempuan misterius itu ke ayah korban Naba yang bekerja sebagai ojek online, untuk dikirimkan ke seorang pria berinisial T di Bantul.
BACA JUGA: Sejumlah Warga Sleman Belum Terima Ganti Rugi Lahan Terdampak Tol
Namun sampai di rumah T, yang bersangkutan tidak ada di tempat. Istri dari T kemudian mempersilakan agar paket makanan berisi takjil dan sate itu diambil saja oleh ayah korban. Nahas, sampai di rumah, sate beracun itu dimakan oleh Naba Faiz Prasetya dan akhirnya tewas.
Hasil uji laboratorium menunjukkan, sate itu mengandung racun jenis C. Dalam perkembangan kasus ini, oknum anggota Polresta Yogyakarta berinisial T disebut-sebut terkait.
“Iya itu anggota kami, tapi apakah masih bertugas di Polresta atau sudah pindah, kami belum cek,” kata Kasubbag Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasara Raharja, Sabtu (1/5/2021).
Timbul menjelaskan, untuk kasus ini, pihaknya segera berkoordinasi dengan satuan kerja yang bersangkutan. Koordinasi itu untuk memastikan apakah T masih di Polresta Yogyakarta atau tidak, termasuk akan menanyakan kepada Propam mengenai informasi tersebut.
“Propam hingga sekarang belum ada informasi, soal itu,” ujarnya.
Artikel ini telah tayang di yogya.inews.id dengan judul "Oknum Polisi Disebut terkait Kasus Takjil Sate Beracun, Ini Kata Polresta Yogya".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Tujuh siswa SMK Pamardi Siwi 2 Ngrambe, Ngawi, mengalami mual, muntah dan pusing setelah makan MBG. Sampel makanan diuji di laboratorium.
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest