Warga Diajak Laporkan Pungli Lewat Forum Sapa Warga Magelang
Pemkot Magelang mengajak warga melaporkan pungli melalui forum Sapa Warga untuk memperkuat integritas dan pelayanan publik yang bersih.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Bagi Anda yang akan beraktivitas di wilayah DIY, hari ini, Rabu (12/5/2021), sebaiknya simak dahulu prakiraan cuaca berikut.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi dua wilayah di DIY turun hujan hari ini, yaitu Jogja dan Sleman.
Adapun rincian prakiraan cuaca hari ini, Kota Jogja pagi hari berawan, siang hari cerah berawan, malam hari berawan dan dini hari cerah berawan.
Sleman diprediksi pagi hari berawan, siang hari hujan ringan, malam hari berawan dan dini hari cerah berawan.
Bantul diprediksi pagi hari berawan, siang hari cerah berawan, malam hari berawan dan dini hari cerah berawan.
Kulonprogo diprediksi pagi hari berawan, siang hari berawan, malam hari berawan dan dini hari cerah berawan.
Gunungkidul diprediksi pagi hari cerah berawan, siang hari hujan ringan, malam hari hujan ringan dan dini hari cerah berawan.
Suhu udara diperkirakan berkisar 24 hingga 31 derajat celcius dengan kelembaban 65 hingga 95%.
Gelombang di pantai selatan DIY diperkirakan 2 hingga 3 meter. Angin bertiup dari tenggara ke barat laut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang mengajak warga melaporkan pungli melalui forum Sapa Warga untuk memperkuat integritas dan pelayanan publik yang bersih.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 7 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Pemkab Magelang menyiapkan 70 SPKL mobil dan 74 battery swap station untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik dan pariwisata.
PHRI Sleman dan DP3 membangun sistem informasi pemasaran untuk mempertemukan supplier produk lokal dengan pelaku usaha.
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.
Iran memperingatkan AS-Israel soal serangan baru dan menyebut produksi senjata, pertahanan, serta amunisi naik 2,5 kali lipat.