Polri Geser Anggaran Rp3,6 Triliun untuk Pengamanan VVIP
Polri mengusulkan pergeseran anggaran Rp3,6 triliun pada 2027 untuk kebutuhan operasional, pengamanan VVIP, kerusuhan massa, dan bencana.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO--Pemkab Kulonprogo mengupdate informasi kasus Covid-19 per 18 Mei 2021.
Pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, bertambah 58 kasus baru, sehingga total kasus di wilayah itu selama pandemi menjadi 5.614 pasien.
"Perubahan situasi COVID-19 per 18 Mei 2021 bertambah terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 58 orang," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulonprogo, Selasa (18/5/2021).
Ia mengatakan 58 kasus baru ini berasal Panjatan dua kasus, Lendah 16 kasus, Kokap lima kasus, Galur 15 kasus, Wates satu kasus, Sentolo enam kasus, Kalibawang empat kasus, Pengasih empat kasus, Girimulyo satu kasus, Nanggulan empat kasus.
"Hari ini penambahan harian COVID-19 tertinggi ada di Kecamatan Lendah. Kemudian, Klaster Sangon Kokap bertambah lima kasus, sehingga total menjadi 129 kasus," katanya.
BACA JUGA: Peta Telur Ceplok Ini Jelaskan Candi Borobudur Ada di Kabupaten Magelang, Bukan di Jogja
Baning mengatakan hari ini, perkembangan kasus COVID-19 yang meninggal dunia bertambah tiga orang, menjadi 107 orang. Tiga kasus ini dari Lendah, dan dua dari Pengasih, masing-masing dirawat di RS Pura Raharja, RSUD Wates dan RSUD NAS. Selanjutnya, ada juga pasien COVID-19 yang selesai menjalani isolasi sebanyak 22 orang dari Kecamatan Panjatan dua orang, Galur empat orang, Sentolo lima orang dan Pengasih 11 orang.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulonprogo, total pasien terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 5.614 pasien, dengan rincian 44 isolasi rumah sakit, 354 selesai isolasi, 4.578 selesai isolasi, 531 sembuh dan 107 meninggal dunia.
Selanjutnya, lima dari 12 kecamatan di Kulonprogo dengan kasus COVID-19 tertinggi, yakni Pengasih 759 pasien, Wates 744 pasien, Sentolo 608 pasien, Kokap 605 pasien dan Panjatan 539 pasien.
"Kami mengingkatkan kembali masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan secara ketat, mulai dari memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polri mengusulkan pergeseran anggaran Rp3,6 triliun pada 2027 untuk kebutuhan operasional, pengamanan VVIP, kerusuhan massa, dan bencana.
Erupsi Anak Krakatau berdampak pada 1.039 penerbangan di Bandara Soetta. Sebanyak 166.351 penumpang terdampak dan bus gratis disiapkan.
Dedi Mulyadi memerintahkan pemeriksaan dugaan pungli Rp700 juta di SMK 15 Bekasi. Pemprov Jabar mengambil alih pembangunan pagar sekolah.
Prabowo meminta warga Jakarta, Banten, dan Lampung waspada erupsi Anak Krakatau, mematuhi zona bahaya, serta menggunakan masker.
Gree meluncurkan empat produk AC baru untuk segmen hunian hingga komersial, termasuk AC inverter dan sistem VRF modular GMV9 FLEX.
PLN menegaskan rencana pengeboran PLTP Gunung Ungaran tidak berada di kawasan Candi Gedong Songo dan masih dalam tahap studi kelayakan