900 Ton Gandum Sudah Dikirim ke Palestina, Laju Peduli Ungkap Sumbernya
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Lonjakan kasus baru Covid-19 pasca libur Lebaran tahun ini mulai terasa. Kasus baru pada Kamis (20/5/2021) sudah melonjak menjadi 92 kasus.
Padahal dalam sembilan hari terakhir, kasus baru rata-rata dibawah 50 kasus per hari. Pada 13 Mei, misalnya kasus baru di Sleman tercatat hanya 25 kasus, 14 Mei (20 kasus), 15 Mei (19 kasus), 16 Mei (35 kasus), dan 17 Mei (47 kasus).
Lonjakan kasus baru terjadi pada 18 Mei (58 kasus), kemudian turun pada 19 Mei menjadi 43 dan saat ini kembali melonjak naik menjadi 92 kasus pada 20 Mei dan 21 Mei bertambah 54 kasus.
BACA JUGA: Akun WhatsApp & Telegram Pegiat Antikorupsi Diretas, Ini Permintaan Eks Jubir KPK
Adapun tren pasien sembuh dalam sembilan hari terakhir juga bertambah. Pada 13 Mei, misalnya pasien sembuh di Sleman tercatat hanya 73 kasus, 14 Mei (21 kasus), 15 Mei (117 kasus), 16 Mei (62 kasus), dan 17 Mei (21 kasus).
Kasus pasisn sembuh pada 18 Mei bertambah (80 kasus), kemudian turun menjadi 50 kasus pada 19 Mei dan saat ini kembali bertambah 71 kasus pada 20 Mei dan 21 Mei bertambah 127 kasus.
Total kasus baru sembilan hari terkhir sebanyak 396 kasus dan yang sembuh sebanyak 622 kasus.
Sementara kasus kematian akibat Covid-19 di Sleman masih cukup tinggi. Berdasarkan data Satgas Covid-19 DIY kasus kematian dalam sepekan terakhir untuk warga Sleman terjadi setiap hari.
Pada 13 Mei tercatat kematian sebanyak 3 kasus, 14 Mei (10 kasus), 15 Mei (5 kasus) dan 16 Mei (3 kasus). Selanjutnya 17 Mei (3 kasus), 18 Mei (2 kasus), 19 Mei terdapat 1 kasus kematian, 20 Mei kasus kematian kembali melonjak sebanyak 7 kasus dalam satu hari. Kasus kematian bertambah 4 kasus pada 21 Mei sehingga total 38 kasus kematian dalam sembilan hari terakhir.
Terkait hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo mengatakan lonjakan kasus baru setelah libur Lebaran memang sudah diprediksi sebelumnya. "Adanya lonjakan kasus baru sesuai prediksi di mana tujuh sampai 10 hari setelah libur lebaran sejak tanggal 12 Mei akan terjadi peningkatan kasus lagi," kata Joko saat dikonfirmasi Harianjogja.com, Jumat (21/5/2021).
Dinkes Sleman, kata Joko, sudah mengantisipasi jika lonjakan kasus benar-benar terjadi. Selain sudah berkoordinasi dengan seluruh rumah sakit, Dinkes juga mengaktivasi lokasi-lokasi shelter penanganan pasien Covid-19. Mulai dari Asrama Haji, Fasilitas Kesehatan Darurat Covid-19 (FKDC) di Moyudan hingga shelter-shelter di 37 kalurahan yang sudah disiapkan.
Terpisah, Penanggungjawab Shelter Asrama Haji Makwan mengatakan saat ini sebanyak 13 warga Ngaglik, Caturharjo, Sleman baru masuk untuk melakukan isolasi mandiri di Asrama Haji. Ini merupakan 13 pasien pertama yang datang setelah shelter ini diaktifkan kembali. "Sebanyak 13 orang pasien Covid19 berstatus OTG dari Ngaglik Caturharjo Sleman hari ini (kemarin) masuk FKDC Asrama Haji," kata Makwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, SIM Keliling, Saturday Night Service, dan syarat perpanjangan.
Jadwal layanan SIM Kulonprogo Sabtu 26 September 2026 di MPP dan SIMENOR. Cek lokasi, jam pelayanan, syarat, dan jenis SIM yang dilayani.
Jadwal SIM Sleman Sabtu 26 September 2026 tersedia di MPP Sleman dan SIM Keliling Malam. Cek lokasi, jam, dan syarat lengkapnya.
Jadwal layanan SIM Jogja Sabtu 26 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat perpanjangan, dan biaya SIM A serta SIM C.