Gawat! Rumah Sakit Khusus Covid-19 di Bantul Sudah Penuh

Jumali
Jumali Sabtu, 29 Mei 2021 06:47 WIB
Gawat! Rumah Sakit Khusus Covid-19 di Bantul Sudah Penuh

Ilustrasi./Freepik

Harianjogja.com, BANTUL—Kapasitas tempat tidur untuk pasien Covid-19 di Bantul kian terbatas. Direktur Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) Bantul Tarsisius Glory mengatakan ada lonjakan jumlah pasien Covid-19 di rumah sakit yang dipimpinnya.

Bahkan, rumah sakit yang berada di Bambanglipuro dan memiliki 40 tempat tidur serta 10 bed untuk kohorting tersebut telah penuh oleh pasien Covid-19.

BACA JUGA: Kota-Kota Besar Termasuk DIY Terima Vaksinasi Tahap 3 pada Juni

“Sebelum Lebaran keterisian hanya 50 persen. Tetapi 7 hari setelah Lebaran ada kenaikan. Saat ini sudah penuh,” kata Glory, Jumat (28/5/2021).

Glory juga mewaspadai lonjakan pasien Covid-19 seusai libur Waisak 2021. Sebab, adanya kemugkinan penambahan pasien akan mulai terlihat di pertengahan Juni mendatang.

"Kami waspadai. Yang jelas kami tidak henti-hentinya meminta kepada warga untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dan menjalankan 3 M, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun yang mengalir dan menjaga jarak," kata dia.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul juga terus memaksimalkan tracing, testing, dan treatment untuk mencegah penularan.

"Begitu juga dengan vaksinasi, kami harus terus maksimalkan," ungkapnya.

BACA JUGA: Abdee Slank Diangkat Jadi Komisaris Telkom

Bantul menghadapi kendala penelusuran (tracing) kontak erat karena beberapa warga yang menjadin kontak dengan pasien positif menolak di-swab. Menurut Glory, satgas kalurahan dan pedukuhan harus bertindak tegas.

“Kalau enggak mau diswab, kunci saja rumahnya, biar dia isolasi di dalam rumah selama 10 hari,” ucap Glory.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online