Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Sebuah tembok runtuh di Gunungkidul telah menelan korban jiwa.
Seorang kakek di Kabupaten Gunungkidul, Suwardi (75) ditemukan tewas di rumahnya, Minggu (30/5/2021) malam. Warga Karanganyar, Kalurahan Ngalang, Gedangsari ini, tertimpa tembok rumahnya yang ambruk.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, rumah korban terpaksa dibongkar karena terkena dampak pembangunan jalan tembus. Hanya saja progres pembangunan belum tuntas dan masih ada tembok yang harus dirobohkan.
Korban saat kejadian diduga sedang membesihkan material yang ada di rumahnya. Namun malang, korban justru tertimpa tembok yang roboh hingga ditemukan tewas.
“Korban ini tertimpa tembok rumahnya yang akan dibongkar,” kata Suryanto, Senin (31/5/2021). Korban pertama kali ditemukan oleh kerabatnya, Suwarjono yang mencari korban.
BACA JUGA: Bisa Turunkan Berat Badan, 9 Makanan Ini Murah dan Sehat
Saat itu hari sudah gelap, tetapi korban belum pulang. Saksi kemudian mencari di rumah korban dan mendapati tembok yang belum sempat dirobohkan dalam kondisi runtuh. Saat dicek itulah, saksi melihat baju korban di bawah reruntuhan tembok.
Saksi kemudian berteriak meminta tolong sehingga banyak tetangganya yang berdatangan. Warga kemudian menyingkirkan material tembok dan mengevakuasi korban. Namun saat ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan luka pada kepala dan dadanya.
“Sepertinya korban sedang bersih-bersih tetapi malah tertimpa tembok,” katanya. Petugas kepolisian yang datang sempat melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. Kejadian ini murni kecelakaan, sehingga jasad korban diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.
Artikel ini telah tayang di yogya.inews.id dengan judul "Kakek di Gunungkidul Tewas Tertimpa Tembok yang Runtuh".
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : iNews.id
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.