Program Desa Dampingan Pemprov Jateng Hidupkan Perekonomian
Berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengentaskan kemiskinan di wilayahnya.
Tustiyani/Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY terus mendorong agar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) DIY segera merangkul UMKM yang kini tengah muncul dan berkembang.
UMKM di DIY sangat penting untuk menyokong laju pertumbuhan perekonomian daerah. Apalagi, di saat pandemi Covid-19, sektor UMKM terbukti mampu bertahan dan menjadi tulang punggung perekonomian warga.
Hal ini diungkapkan oleh anggota Komisi B DPRD DIY, Tustiyani, Minggu (6/6/2021).
"Tidak ada pilihan selain menggandeng mereka. Karena UMKM ini terbukti mampu bertahan di masa pandemi," katanya.
Mantan Ketua DPRD Bantul ini menambahkan keberadaan UMKM yang baru dan tengah berkembang ini juga memiliki keunikan dan menawarkan sesuatu yang berbeda. Sehingga sangat berpeluang untuk terus dikembangkan dan dilibatkan dalam berbagai penguatan oleh Disperindag DIY.
"Untuk itu penting melibatkan mereka. Pelatihan dan pemberian kredit lunak harus diberikan agar mereka bisa terus berkembang," kata dia.
Politikusi PDIP ini memaparkan saat ini Dewan terus berupaya agar situasi pandemi tidak berdampak kepada UMKM. Pemberian bantuan ongkos kirim senilai Rp1 miliar dari APBD DIY 2021 harus dimaksimalkan untuk membantu UMKM yang kini mulai merambah ke pemasaran daring.
"Jika nilai ini dirasa kurang, kami akan dorong untuk dianggarkan lagi. Di samping itu, kami juga meminta agar ada pemberian kredit lunak kepada mereka," ujar dia.
Tustiyani juga meminta agar Disperindag DIY untuk terus menginventarisasi UMKM yang memiliki pangsa ekspor dan melakukan berbagai inovasi serta promosi agar produk yang dihasilkan serta diekspor meningkat. Di samping itu, perlu adanya pendampingan masif terhadap UMKM tersebut agar produk ekspor terus berjalan.
Peningkatan produk ekspor akan mendorong pertumbuhan perekonomian di DIY. "Apalagi ada target pertumbuhan ekonomi meningkat, meski di tengah pandemi," ucap Tustiyani. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengentaskan kemiskinan di wilayahnya.
PSS Sleman kembali menggelar uji coba tertutup pekan ini. Super Elja akan menghadapi salah satu tim Super League di DIY.
Badan Geologi meminta warga waspada setelah gempa NTT M7,7. Masyarakat diminta mengecek bangunan dan menjauhi tebing rawan longsor
Gempa M7,7 NTT mengganggu 200 BTS di 10 kabupaten dan kota. Kemkomdigi memantau pemulihan jaringan bersama operator seluler
Menghadirkan nuansa eklektik resort yang hijau dan rindang di tengah hiruk-pikuk kota, Gets Premiere Yogyakarta resmi melakukan soft opening pada Sabtu (15/8)
BNPB mencatat 14 orang meninggal akibat gempa M7,7 NTT. Sebanyak 2.000 warga mengungsi dan puluhan rumah mengalami kerusakan.