KIP Kuliah 2026, Ini Syarat dan Cara Daftar Online
Pendaftaran KIP Kuliah 2026 masih dibuka hingga 31 Oktober. Cek syarat, jadwal, bantuan biaya hidup, dan cara daftar KIP Kuliah terbaru.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Sebanyak 20 warga RT 92 dan RT 93 Lopati, Trimurti, Srandakan, Bantul, mengikuti swab PCR yang digelar di Puskesmas Srandakan, Selasa (8/6/2021).
Dari 20 warga yang sempat tidak hadir pada swab massal, Sabtu (5/6/2021) lalu, tidak ada sosok A, yang diduga sebagai provokator pemakaman jenazah pasien Covid-19 tanpa protokol kesehatan, 1 Juni lalu.
A telah dilaporkan oleh Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Trimurti dan FPRB Bantul karena diduga menjadi provokator pemakaman jenazah tanpa protokol kesehatan, Rabu (2/6/2021) lalu.
Ketua RT 92 Kuswanto mengatakan tidak ada A saat tes.
"A tidak ada. Ini beberapa memang dari RT 93, tapi tidak ada A," kata Kuswanto di Puskesmas Srandakan, Selasa (8/6/202+).
Kuswanto mengungkapkan warga tidak ada menak permintaan swab PCR dari Satgas Covid-19 kapanewon.
"Jadi kemarin itu kan yang diminta hanya enam, ya kami sediakan enam. Hasil dari enam kemarin negatif semua. Sekarang bisa lihat, kalau hari ini semua datang," katanya.
Kepala Puskesmas Budi Setyowati mengatakan ada 26 warga yang harus menjalani swab PCR menyusul kehadiran mereka saat pemakaman jenazah positif Covid-19 tanpa protokol kesehatan, Selasa (1/6/2021).
Dari jumlah tersebut, enam orang telah menjalani swab, Sabtu (5/6) lalu.
"Hasilnya enam negatif. Sisanya dua puluh orang menjalani swab hari ini di Puskesmas. Untuk hasil baru akan keluar dua sampai tiga hari lagi," papar Budi.
Terkait dengan ketidakhadiran A, Budi mengaku tidak bisa berkomentar. Ia menyerahkan persoalan itu kepada Satgas Covid-19 kalurahan dan kapanewon.
"Masalah ini menjadi kewenangan dari Satgas kalurahan dan kapanewon," terangnya.
Panewu Srandakan Anton Yulianto mengungkapkan kemungkinan akan meminta bantuan dari satgas kabupaten agar A mau untuk menjalani swab.
Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi mengungkapkan belum bisa memanggil dan meminta keterangan dari A. Sebab, polres belum mendapatkan hasil swab dari A.
"Nanti kalau sudah ada hasil swab baru akan ada pemanggilan. Soal swab biar menjadi tanggung jawab dari satgas," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendaftaran KIP Kuliah 2026 masih dibuka hingga 31 Oktober. Cek syarat, jadwal, bantuan biaya hidup, dan cara daftar KIP Kuliah terbaru.
Pizza Hut resmi berganti pemilik setelah Yum! Brands merampungkan penjualan senilai US$2,7 miliar. Aaron Powell juga mundur sebagai CEO global.
Timnas Indonesia U-20 menghadapi Laos pada matchday kedua Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Garuda Muda memburu tiga poin setelah ditahan Malaysia.
Rupiah melemah terhadap mayoritas mata uang utama pada Rabu, 2 September 2026. Dolar AS menguat ke Rp17.765 dan harga emas dunia terkoreksi.
Emil Audero resmi bergabung Rayo Vallecano dari Como 1907. Cedera Augusto Batalla membuka peluang debut sebelum berpotensi menghadapi Real Madrid.
Pemilik Honda Prelude hybrid di Jepang mengungkap tiga fitur yang kurang memuaskan setelah menempuh lebih dari 9.000 km selama 11 bulan.