Bank Jateng Dukung Asosiasi DPLK, Dorong Industri DPLK Berintegritas
Bank Jateng dukung Rakernas ADPLK 2026 untuk memperkuat industri DPLK yang modern, inovatif, dan berintegritas.
Ngobrol Bareng PDI Perjuangan DIY" yang digelar pada hari kamis, 17/6/2021 di Kantor DPD PDI Perjuangan DIY./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA - Perhatian Bung Karno pada seni secara umum dan seni rupa secara khusus memberi pesan yang sangat jelas pada kita bahwa mustahil bisa memahami, mendalami untuk kemudian menjalankan ajaran Bung Karno, hanya dengan membaca tulisan dan pidatonya saja. Butuh kesediaan lainnya, yaitu memasuki selera seninya. Hanya dengan cara itu kita bisa memasuki gerbang pikiran dan jiwa Soekarno, demikian ringkasan acara “Ngobrol Bareng PDI Perjuangan DIY“ yang digelar pada hari kamis, (17/6/2021) di Kantor DPD PDI Perjuangan DIY.
Diskusi rutin bertajuk “NGOBAR” alias Ngobrol Bareng PDI Perjuangan DIY yang mengambil tema “Bung Karno, Pancasila dan Seni” tersebut diselenggarakan oleh Badiklatda PDI Perjuangan DIY guna memperingati Bulan Bung Karno sekaligus menyemarakkan Pameran Seni Rupa AKARA yang hingga kini masih berlangsung sampai dengan tanggal 30 Juni 2021. Obrolan yang digelar secara santai dan sederhana tersebut menghadirkan pemantik dari kader perempuan Novita Arini serta dihadiri oleh kader-kader PDI Perjuangan se-DIY terutama yang memiliki atensi terhadap seni dan budaya.
Secara terpisah, Toto Hedi Santosa, Sekretaris DPD PDI Perjuangan DIY menjelaskan bahwa, PDI Perjuangan DIY setiap tahunnya menggelar rangkaian peringatan Bulan Bung Karno guna memberikan penghormatan dan menghikmati Pemikiran serta Perjuangan Bung Karno dan tahun ini fokus peringatan diselenggarakan kegiatan-kegiatan di bidang seni dan budaya.
“PDI Perjuangan DIY di periode ini telah menetapkan bahwa Jalan Kebudayaan menjadi strategi Politik dalam membumikan Pancasila guna mewujudkan cita-cita Partai mensejahterakan rakyat,” ujar Toto Hedi Santosa.
Sementara itu penyelenggara kegiatan, Susanto Budi Raharjo yang menjabat sebagai Kepala Badiklatda mengatakan bahwa acara “Ngobrol Bareng PDI Perjuangan DIY” bertujuan sebagai wadah bertukar pikiran kader-kader partai guna membedah berbagai permasalahan disegala bidang dengan tema-tema tertentu sesuai dengan momentum yang ada.
Seiring dengan tuntutan jaman, PDI Perjuangan terus berupaya meningkatkan kapasitas kader partai dengan menggelar kegiatan-kegiatan Pendidikan, Pelatihan dan diskusi-diskusi dengan tema-tema yang aktual dan memprioritaskan keterlibatan generasi muda sebagai penerus perjuangan partai ke depan. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Siaran pers
Bank Jateng dukung Rakernas ADPLK 2026 untuk memperkuat industri DPLK yang modern, inovatif, dan berintegritas.
Kemenag menegaskan kasus cabul di Pekalongan terjadi di padepokan ilegal, bukan pondok pesantren resmi terdaftar.
Bapanas memastikan harga beras SPHP tetap stabil meski dolar AS naik. Pemerintah jaga pasokan dan subsidi beras nasional.
Jip wisata Merapi di Sleman full booking saat libur Waisak 2026. Wisatawan memadati paket trip medium hingga bunker Merapi.
IRGC Iran klaim serang pangkalan AS di Kuwait sebagai balasan serangan di Bandar Abbas, ketegangan Iran–AS kembali meningkat.
Kokola Group melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) melaksanakan kegiatan penyaluran hewan qurban berupa sapi limosin di Ciamis