TikTok Uji Shopping Assistant, Belanja Bisa Dibantu AI
TikTok menguji Shopping Assistant dan Buy Direct untuk mempermudah pengguna mencari produk hingga checkout dengan bantuan AI.
QR code terpasang di TPR Parangtritis, Jumat (7/5/2021)./Harian Jogja-Jumali\r\n
Harianjogja.com, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul akan menerapkan buka tutup objek wisata usai berakhirnya masa pemberlakuan Insbup No.15/Instr/2021 tentang perpanjangan PPKM di Bantul, yang berlaku 15-28 Juni 2021.
Kebijakan buka tutup objek wisata akan mengacu kepada kapasitas objek wisata yang disesuaikan dengan standar kesehatan ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi kerumunan. Selain itu, penerapan protokol kesehatan yang ketat harus dilakukan di objek wisata di Bantul.
"Teknisnya begini, misalnya satu titik obJek wisata daya tampung yang diperkenankan secara kesehatan sudah mengundang risiko, maka pintu masuk ditutup. Nanti jika ada 5 mobil keluar misalnya, makan 5 mobil bisa masuk," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Senin (21/6/2021) malam.
Halim pun tidak memungkiri, metode itu bisa memicu antrean kendaraan. Tapi, demi mengantisipasi sebaran Covid-19 dan ekonomi tetap berjalan, langkah itu bisa diambil.
Metode serupa juga akan diterapkan pada rumah makan atau warung di obyek wisata. Jika nantinya secara kapasitas warung sudah beresiko, dalam hal ini jaraknya padat, maka pengelola harus membatasi pengunjung warungnya.
Halim berharap warga masyarakat sadar akan bahaya Covid-19 sehingga lebih taat protokol kesehatan. Wacana lockdown yang disampaikan Sultan, menurut Halim dikarenakan upaya pemerintah dalam penanganan pendemi sudah dilakukan baik regulasi maupun anggaran.
BACA JUGA: Konsumsi Rumah Tangga Naik saat Ramadan dan Idulfitri meski Ada Larangan Mudik
"Ngarso Dalem menyampaikan bahwa lockdown merupakan pilihan terpahit jika tidak ada cara lain menghentikan Covid-19 dan kian tak terkendali. Itu kenapa Sultan menekankan kedisiplinan menjaga protokol kesehatan. Termasuk juga membatasi kerumunan dalam acara hajatan dan kegiatan sosial maupun hiburan," kata Halim.
Terkait dengan penutupan obyek wisata, Halim menyarakan itu akan dievaluasi efektivitasnya dalam upaya menekan laju sebaran Covid-19 dan juga dampak ekonominya. Apalagi, Sultan juga berharap agar penanganan Covid-19 selaras dengan upaya membangun perekonomian.
"Sri Sultan sangat mendukung. Dan jika nanti hasil evaluasi itu terbukti mampu menekan laju Covid-19, apakah akan diterapkan di semua kabupaten kota, saya belum tahu," kata Halim.
Halim menyebut, dalam hal penanganan Covid-19 yang terus melonjak, Sultan memberi kebebasan kepada masing-masing pemerintah daerah untuk mengambil kebijakan.
Namun, jika terjadi lonjakan di mana rumah sakit dan shelter tidak lagi mampu menampung, harus diambil langkah tegas. Apalagi varian jenis Delta ini lebih ganas dan lebih cepat persebarannya.
"Jadi, penanggulangan pendemi harus diutamakan meskipun ada dampak ekonominya. Jadi secara prinsip, Sri Sultan bisa memahami langkah Pemkab Bantul karena toh hanya Sabtu dan Minggu. Masih ada 5 hari lainnya dan hanya 2 akhir pekan, begitu beliau bilang," katanya.
Menurut Halim, dalam rapat koordinasi itu Sri Sultan juga berpesan agar masing-masing pemkab menambah daya tampung rumah sakit dan juga menambah shelter hingga ke tingkat bawah.
"Jadi sekali lagi mari kita bersamaan menanggulangi pendemi ini. Saat inilah kita bisa menerapkan manunggaling kawula gusti, saling bergoting royong antara pemerintah dan rakyat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TikTok menguji Shopping Assistant dan Buy Direct untuk mempermudah pengguna mencari produk hingga checkout dengan bantuan AI.
Pemerintah menargetkan jalan tol bebas truk ODOL mulai 1 Januari 2027 dengan integrasi data dan pengawasan berbasis teknologi.
Ingin mengambil Paket C? Simak syarat dokumen, cara daftar, proses pembelajaran, hingga ketentuan penilaian dan ujian Paket C.
Memasuki usia ke-270, Kota Jogja didorong terus memodernisasi kota dengan tetap berpijak pada budaya, sejarah, lingkungan, transportasi publik, dan kawasan rend
Partisipasi Pilur Serentak 2026 Bantul mencapai 73,7%. DPMK menyiapkan evaluasi dan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi pada 2028.
Menko PMK meminta Menpora menghitung tambahan bonus atlet peraih medali emas Asian Games dan Olimpiade serta menyiapkan dana pensiun.