Perpanjang SIM di Jogja Agustus 2026, Cek Jadwal dan Lokasinya
Perpanjang SIM di Jogja Agustus 2026 bisa lewat SIM Keliling dan Drive Thru. Cek jadwal, lokasi, syarat, serta biaya perpanjangannya.
Dosen bersama mahasiswa Fakultas Teknik UPN Veteran Yogyakarta saat memberikan pelatihan pembuatan lem pipa berbahan dasar limbah botol plastik kepada warga Kampung Wisata Sukunan, Banyuraden, Gamping, Minggu (20/6/2021)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Tim dosen dan mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY) berkolaborasi menciptakan inovasi daur ulang limbah plastik menjadi barang bernilai guna. Di tangan mereka, sampah botol plastik dibuat menjadi lem pipa. Adapun kreativitas tersebut diwujudkan oleh dosen Fakultas Teknik, Mitha Puspitasari, Ismianti, Hasan Mastrisiswadi dan dibantu beberapa mahasiswa.
Ketua Tim, Mitha Puspitasari menuturkan botol plastik masih menjadi primadona masyarakat dalam mengonsumsi minuman. Dampaknya, sampah botol plastik semakin meningkat. Apalagi DIY merupakan kota wisata, sehingga dengan semakin banyak tamu yang berkunjung, maka volume sampah botol plastik terus meningkat.
"Berbagai cara dilakukan untuk mengurangi limbah botol plastik. Ada yang mendaur ulang botol plastik menjadi kerajinan, diolah kembali, dan berbagai bentuk yang lain. Kami punya cara lain yakni mendaur ulang menjadi lem pipa," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Harian Jogja, Selasa (22/6).
Anggota tim, Ismianti menjelaskan pemanfaatan limbah botol plastik menjadi lem pipa dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi limbah botol plastik. Selain praktis, pembuatan lem pipa cukup mudah dilakukan sehingga masyarakat dapat membuat di rumah. "Lem pipa juga memiliki nilai jual sebagai produk maupun sebagai alat edukasi," kata dia.
Realisasi pelatihan pembuatan lem pipa dari limbah botol plastik mulai dilakukan di Kampung Wisata Desa Sukunan, Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping. Menurut Ismianti, Desa Wisata Sukunan merupakan salah satu wilayah percontohan untuk pengolahan sampah mandiri sejak 2004. Diharapkan pelatihan ini semakin memperkaya inovasi pengelolaan sampah yang ada di Sukunan dan bisa disebarluaskan ke masyarakat lain. "Pelatihan pemanfaatan limbah plastik menjadi lem pipa di desa Sukunan, di lakukan secara daring dan luring," ujar dia. Pelatihan pertama dilakukan secara daring karena kondisi pandemi.
Tim dosen dan mahasiswa kemudian mengadakan pelatihan secara luring pada Minggu (20/6) dengan jumlah peserta terbatas dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Kegiatan berlangsung di rumah pengelola bank sampah, Suharto.
Salah satu peserta pelatihan, Endah Siswanti mengaku senang dengan program ini. Dia berharap program ini ditindaklanjuti agar produk bisa dipasarkan dan menambah wawasan serta penghasilan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perpanjang SIM di Jogja Agustus 2026 bisa lewat SIM Keliling dan Drive Thru. Cek jadwal, lokasi, syarat, serta biaya perpanjangannya.
The Script akan konser di Jakarta pada 3 April 2027. Tiket presale mulai Rp650.000 dan dijual 21 Agustus 2026.
Realisasi belanja operasional Haji 2026 mencapai Rp17,92 triliun hingga Juli. Simak rincian penerimaan, pengeluaran, dan dampaknya.
Pemda DIY menyiapkan bantuan untuk NTT terdampak gempa, termasuk pangan, obat-obatan, donasi ASN, dan keringanan UKT mahasiswa.
Pemkab Sleman mengingatkan risiko pelajar mencari solusi kesehatan mental lewat AI dan komunitas daring yang tidak jelas.
Kelok 23 ditargetkan rampung akhir Agustus 2026, tetapi belum langsung dibuka. Pemda DIY masih mengkaji operasional dan kesiapan jalur.