AI Jepang Ini Bisa Temukan Sampah Plastik di Dasar Laut, 3 Kali Lebih Cepat
JAMSTEC Jepang mengembangkan DeepLitterAI untuk mendeteksi dan menghitung sampah di dasar laut. Sistem ini bisa menganalisis rekaman hingga 3,1 kali lebih cepat
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Sebanyak 100 warga di Kalurahan Srigading, Sanden menjalani swab PCR massal, menyusul adanya satu warga yang mengalami gejala mengarah ke Covid-19.
Warga yang mengalami gejala mengarah ke Covid-19 tersebut sempat membantu saudaranya yang akan menjalankam hajatan pernikahan pekan ini.
Lurah Srigading Prabawa Suganda mengatakan swab massal yang digelar sebagai antisipasi adanya penularan Covid-19 di wilayahnya. Sebab, ada salah satu warga di wilayahnya yang sempat membantu persiapan hajatan mengalami batuk, pilek, demam dan kehilangan indra penciuman.
"Karena sempat kontak dengan beberapa warga yang ikut membantu persiapan hajatan," kata Prabawa, Kamis (24/6/2021).
Oleh karena itu, pihaknya lanjut Prabawa, berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kapanewon Sanden dan Puskesmas Sanden menggelar swab massal kepada warga yang sempat berkontak. Awalnya ada 95 warga yang di swab PCR, dan Kamis (24/6/2021) ada lima warga lainnya diswab PCR.
"Untuk yang telah menjalani swab, langsung kami minta isolasi mandiri, sembari menunggu hasil swab," jelasnya.
Sementara untuk hajatan pernikahan yang akan berlangsung pekan ini, Prabawa meminta digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Alhamdulillah orangnya kooperatif. Satgas Covid kalurahan akan mengawasi secara ketat untuk pelaksanaannya," ucapnya.
Sementara, jumlah kasus covid-19 di Bantul, hingga Rabu (23/6/2021) ada 18.144 orang. Atau melonjak sebanyak 302 kasus baru dalam sehari.
BACA JUGA: Ketersediaan Oksigen di RSUD Nyi Ageng Serang Masih Cukup
Tambahan kasus baru itu berasal dari Kecamatan Jetis 57 orang, disusul Banguntapan 51 orang, Imogiri 40 orang, Sewon 26 orang, serta Pandak 20 orang, dan Bantul juga 20 orang.
Selanjutnya dari Srandakan 19 orang, Kretek 18 orang, Kasihan 17 orang, dan Pleret 10 orang, kemudian dari Bambanglipuro delapan orang, Sanden enam orang, dan Pajangan juga enam orang, sisanya dari Pundong dua orang, serta Sedayu dua orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JAMSTEC Jepang mengembangkan DeepLitterAI untuk mendeteksi dan menghitung sampah di dasar laut. Sistem ini bisa menganalisis rekaman hingga 3,1 kali lebih cepat
Desil DTSEN di Bantul tidak bisa langsung diubah. Dinsos menyebut warga harus menunggu hingga tiga bulan setelah mengajukan koreksi data.
Erupsi Anak Krakatau pada 5 September 2026 diduga menyebabkan dentuman terdengar hingga Bandung Raya, Banten, dan Lampung.
Aturan operasional Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih segera terbit. Ferry Juliantono menargetkan Perpres keluar pekan depan.
PVMBG memastikan erupsi Gunung Anak Krakatau tak berpotensi memicu tsunami. Masyarakat diminta tetap tenang dan waspada.
DPRD DIY menyoroti anggaran logistik bencana BPBD yang hanya Rp53 juta dan mendorong tambahan dana untuk penanganan bencana.