Bukan Cuma Cepat, Ini Kelebihan Marc Marquez Menurut Bos Aprilia
Massimo Rivola menilai Aprilia bisa belajar dari kecerdasan Marc Marquez dalam mengelola risiko dan mengamankan poin di MotoGP 2026.
Foto ilustrasi: Petugas memeriksa kupon peserta vaksinasi COVID-19 yang dibagikan kepada pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu (17/2/2021). /ANTARA FOTO-Hafidz Mubarak A
Harianjogja.com, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul memastikan melakukan vaksinasi ke 3.000 pedagang dan pelaku wisata di pantai selatan Bantul, pada Rabu (30/6/2021) dan Kamis (1/7/2021) mendatang.
Untuk memudahkan vaksinasi, sekaligus mencegah terjadi kerumunan, vaksinasi pedagang dan pelaku wisata akan dilakukan di beberapa titik di sepanjang Pantai Selatan Bantul.
"Semakin banyak titik untuk vaksinasi akan semakin baik," kata Sekda Bantul Helmi Jamharis, usai rapat koordinasi vaksinasi pedagang pantai selatan, di Gedung Parasamya, Kamis (24/6/2021).
Helmi mengungkapkan, saat ini pihak kapanewon dan kalurahan di masing-masing yang memiliki objek wisata di pantai selatan Bantul berkoodinasi dengan kelompok pedagang agar vaksinasi yang dilakukan oleh Pemkab Bantul bisa diikuti semua pedagang dan pelaku wisata.
"Saat ini mereka sedang berusaha mendorong agar vaksinasi bisa maksimal. Karena untuk titik vaksinasi, nantinya bisa lebih dari lima titik," imbuh Helmi.
BACA JUGA: Ingin Kurangi Konsumsi Makanan Olahan selama Pandemi? Begini Tipsnya
Helmi juga mengakui jika kemungkinan target vaksinasi yang dilakukan selama dua hari itu bisa saja tidak tercapai. Meski demikian, ada kebijakan dari Pemkab jika pedagang dan pelaku wisata yang telah divaksin diperbolehkan melakukan kegiatan di pantai selatan.
"Nanti yang sudah divaksin sudah boleh berkegiatan. Untuk itu perlu sosialisasi agar mereka hadir dan mengikuti vaksinasi pada Rabu dan Kamis tersebut," ucap Helmi.
Mengenai sanksi kepada pelaku wisata dan pedagang yang tak ikut vaksinasi, Helmi menyatakan secara konkret di rapat koordinasi belum muncul.
"Tapi pak Kapolres dan pak Dandim telah mencitir terhadap regulasi yang mengatur masyarakat yang tidak mau vaksin akan ada sanksinya. Minimal tidak boleh berdagang dulu," kata Helmi.
Terpisah, Kasi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Bantul Abednego Dani Nugroho mengatakan stok vaksin untuk vaksinasi massal pedagang dan pelaku wisata di pantai selatan Bantul masih mencukupi. Nantinya para pelaku wisata dan pedagang akan menggunakan vaksin Sinovac. Sebab masih ada sekitar 24.000 dosis vaksin Sinovac.
"Sementara untuk 42.000 dosis vaksin AstraZeneca yang ada sudah habis. Nanti kami tinggal siapkan untuk vaksinatornya. Intinya vaksin cukup dan siap," tandas Abed.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Massimo Rivola menilai Aprilia bisa belajar dari kecerdasan Marc Marquez dalam mengelola risiko dan mengamankan poin di MotoGP 2026.
Harga iPhone 15, 16, dan 17 di Indonesia turun hingga Rp500.000 jelang peluncuran iPhone 18 Pro pada 9 September 2026.
ICBS 2026 di JEC Bantul mempertemukan pelaku industri kopi dari hulu hingga hilir untuk memperkuat ekosistem dan akses pasar global.
Bulog menyiapkan 110 ribu ton beras premium dan medium untuk menjaga pasokan serta menekan kenaikan harga di seluruh Indonesia.
Gunung Anak Krakatau erupsi menerus sejak 23.07 WIB dan memunculkan lava fountain. PVMBG melarang aktivitas dalam radius 3 kilometer.
Wamen LH Diaz Hendropriyono mengapresiasi kolaborasi penanganan karhutla Jambi melalui sekat kanal dan distribusi air ke lahan gambut.