Harga Pertamax Melonjak, Apindo Khawatir Biaya Usaha Membengkak
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter. Apindo menilai kenaikan BBM nonsubsidi berpotensi menambah tekanan biaya operasional dunia usaha.
Kereta Kencana Garuda Yeksa, salah satu kendaraan milik Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang dipamerkan di Bale Bang, Area Bangsal Siti Hinggil, Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Selasa (13/11/2018)./Harian Jogja-Nur Uswatun Khasanah (M123)
Harianjogja.com, JOGJA--Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan HB X memutuskan untuk menutup sementara sejumlah destinasi wisata milik Keraton Yogyakarta menyusul tingginya kasus penularan COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Penutupan wisata Kraton ini adalah salah satu upaya untuk menekan penambahan kasus COVID-19 di DIY," kata Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Keraton Yogyakarta GKR Condrokirono melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Jumat (25/6/2021).
Menurut Condrokirono, penutupan sementara Wisata Keraton Yogyakarta berlangsung selama satu pekan mulai Sabtu (26/6/2021) hingga Jumat (2/7/2021).
Lokasi wisata yang ditutup antara lain Museum Kereta Keraton , Kompleks Pagelaran , Keben/Kompleks Kedhaton (Museum Keraton) , Tamansari , serta Puralaya Imogiri dan Kotagede.
BACA JUGA: Studi Ungkap Epidemi Coronavirus Ternyata Pernah Terjadi di Asia Timur 20.000 Tahun Lalu
Dikatakan GKR Condrokirono, penutupan tempat wisata milik Keraton Yogyakarta tersebut dilakukan atas "dhawuh dalem" atau titah dari Sri Sultan Hamengku Buwono X.
"Penutupan ini dilakukan untuk menjaga kesehatan keluarga besar Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Abdi Dalem, beserta warga masyarakat Yogyakarta dari COVID-19," ujar putri kedua Sultan HB X ini.
Di samping itu, selama penutupan berlangsung, akan dilakukan pembersihan dan sterilisasi total pada lokasi-lokasi wisata milik keraton tersebut.
Pembersihan lokasi-lokasi wisata, menurut dia, sejatinya tidak hanya dilakukan saat masa pandemi saja, melainkan saat situasi normal juga selalu secara berkala.
"Setelah adanya pandemi, pembersihan dilakukan lebih intens dan terjadwal untuk meminimalisir penyebaran virus. Kita upayakan yang terbaik," kata dia.
Ia juga senantiasa mengimbau agar masyarakat tetap menaati protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas.
"Semoga kita semua senantiasa sadar dan tetap mawas diri," tutup Condrokirono.
Pada Kamis (24/6), kasus konfirmasi COVID-19 di DIY bertambah 791 kasus sehingga secara kumulatif mencapai 55.463 kasus. Sementara kasus sembuh bertambah 258 kasus menjadi 46.644 kasus dan meninggal bertambah 11 kasus sehingga total kasus meninggal mencapai 1.422 kasus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter. Apindo menilai kenaikan BBM nonsubsidi berpotensi menambah tekanan biaya operasional dunia usaha.
Sedikitnya 12 kapanewon di Gunungkidul rawan kekeringan di musim kemarau tahun ini. Upaya droping sudah dipersiapkan untuk membantu warga yang kesulitan air.
Qodari tegaskan dialog kunci demokrasi usai aksi mahasiswa UGM, sekaligus bela program MBG sebagai mandat rakyat.
Bareskrim Polri menahan dua tersangka baru kasus tambang emas ilegal dan TPPU. Simak perkembangan lengkapnya.
Pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan karena merupakan mandat rakyat kepada Presiden Prabowo.
Insentif guru madrasah non-ASN mulai cair akhir Juni 2026 sebesar Rp1,5 juta. Simak detail lengkapnya di sini.