Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Foto ilustrasi. /Antarafoto
Harianjogja.com, JOGJA-Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Dr Sardjito mendirikan tenda darurat untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 yang akhir-akhir ini meningkat. Namun sampai saat ini penanganan semua pasien di rumah sakit tersebut diklaim masih terkendali meski pasien sempat membeludak sejak dua hari terakhir.
“Pendirian tenda jangan diartikan kolaps, Insyaallah aman, tenda itu kita dirikan untuk antisipasi manakala pasien pasien Covid-19 yang mau masuk ke ruang perawatan masih harus nunggu karena banyak hal sebelum masuk harus dipersiapkan baik di poli, IGD maupun bangsal. Kalau diperlukan akan dipakai tendanya, alhamdulillah sampai sekarang belum dipakai,” kata Direktur Utama RSUP Dr Sardjito, Rukmono Siswishanto, dalam jumpa pers yang dialkukan melalui Zoom Meeting, Senin (28/6/2021).
Rukmono mengatakan kapasitas bed tempat tidur yang disediakan khusus pasien Covid-19 untuk dewasa dan anak ada 303 tempat tidur. Dari jumlah tersebut 27 tempat tidur di antaranya adalah ruang ICU atau yang ada vasilitas ventilatornya.
BACA JUGA: GeNose Disebut Jadi Penyebab Lonjakan Kasus Covid-19, Ini Kata DPR
Namun kapsitas ICU juga sudah terisi 85%. Sisa tempat tidur 15% membuat manajemen degdegan jika masih banyak masyarakat yang memerlukan ruang ICU. Sementara keterisian tempat tidur isolasi khusus Covid-19 sebanyak 56%. Namun fakta di lapangan tidak sebanyak itu karena awal kasus Covid-19 melandai manajemen melakukan desain ulang tempat tidur untuk non Covid-19.
“Karena waktu itu peningkatan [pasien Covid-19] di bawah 10% ruangannya sehingga ruang yang tak terpakai dipake non-Covid-19. Ketika naik kelabakan juga untuk geser [tempat tidur] non-covid,” kata dia. Sementara untuk mengganti ruangan non Covid-19 menjadi ruangan khusus Covid-19 tidak muda. Tergantung jenis kelamin, tingkat penyakit, dan resiko penyakitnya, “Jadi agak ribet,” ujar Rukmono.
Namun untuk keseluruhan BOR di RSUP Dr Sardjito diakuinya sampai saat ini di angka 70%. Adanya buka tutup IGD di sejumlah rumah sakit belakangan ini membuat kapasitas RS Sardjito sempat kewalahan. Rukmono mencontohkan pada 27 Juni kemarin total pasien Covid-19 yang masuk sebanyak 271 orang. Kemudian pada 28 Juni 248 pasien
“Posisi terakhir ini pasien Covid-19 antre 13 pasien untuk bisa masuk, yang non-Covid antre sembilan pasien. Sejauh ini kita masih bisa kendalikan arus masuk. Arus masuk tidak serta merta, kita saring paisen. Dengan sistem rujukan terpadu. Supaya pasien yang tak perlu dirawat di rumah sakit tak perlu datang,” kata Rukmono.
Dia mencontohkan pasien Covid-19 ada 202 ternyata 165 bisa dirawat jalan, tidak harus mondok masih bisa dirawat melalui isolasi mandiri atau selter dengan catatan kalau mengalami perburukan ke rumah sakit. “Ini pentingnya kebutuhan layanan di selter-selter yang memerlukan. Rumah sakit sebaiknya diperlukan yang perlu back up rumah sakit. Alhamdulilah belum terpakai tendaya,” ujar Rukmono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin
Xavi Hernandez resmi jadi pelatih Timnas Belanda dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030. Ia sebut dirinya "anak sepak bola Belanda" dan ingin bawa filosofi meny