Polresta Sleman Tangkap Pelaku Begal Sadis di Pakem
Polresta Sleman menangkap pelaku pembegalan bersenjata tajam yang merampas motor, ponsel, dan dompet milik pekerja di Pakem. Polisi segera menggelar rilis kasus
Ilustrasi./Solopos-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, BANTUL- Masih tingginya angka pengangguran di Kabupaten Bantul mendorong Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul menggelar bursa lowongan kerja atau Job Fair pada tahun ini. Di tengah situasi yang masih pandemi dan PPKM Darurat, bursa kerja diselenggarakan secara virtual agar menghindari kerumunan.
Virtual Job Fair garapan Disnakertrans Bantul akan berlangsung pada 12-14 Juli 2021. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disnakertrans Bantul, Aris Suharyanta menyebutkan setidaknya ada 2.000 lowongan pekerjaan yang bakal ditawarkan pada Virtual Job Fair kali ini. "Kondisi pandemi seperti ini tidak mungkin menggelar job fair secara tatap muka, antara pencari kerja dan perusahaan. Solusinya adalah dengan menggelar job fair secara virtual," tuturnya pada Senin (12/7/2021).
Cara berpartispasi dalam Virtual Jobfair Bantul 2021 ini terbilang mudah. Aris menjelaskan para peserta cukup membuka laman www.jobfairbantul.com dan mendaftarkan diri pada menu registrasi. Selanjutanya para pencari kerja tinggal memilih lowongan yang sesuai kriteria yang diinginkan dengan mengikutk langkah-langkah secara virtual.
BACA JUGA: Kepala Dinkes DIY Menangis Pasokan Oksigen untuk Pasien di Jogja Krisis
Terobosan bursa lowongan kerja ini diharapkan Aris dapat mengurangi jumlah pengangguran di Kabupaten Bantul yang bertambah karena pandemi. Pada tahun 2019, jumlah pengangguran di Bantul mencapai 17.000 orang. Namun jumlah tersebut bertambah pada saat pandemi 2020 dan kini total 24.000 pengangguran tercatat ada di Bantul. "Kita mencatat selama pandemi di tahun 2020 ada 7000 karyawan yang di PHK atau menganggur," tandasnya.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih yang membuka Virtual Job Fair Bantul 2021 menyampaikan terima kasih kepada sejumlah perusahaan dan mitra yang berpartispasi dalam bursa kerja virtual kali ini. Menurutnya perluasan lapangan kerja secara berkelanjutan hanya bisa dilakukan oleh pelaku suaha, bukan dari pemetintah. "Itu berarti kunci dari penyediaan lapangan pekerjaan ada pada pengusaha atau sektor insdustri," unarny.
"Saya berharap degan job fair ini akan dapat menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Kabupaten Bantul. Sekali lagi angkatan kerja di Bantul adalah orang-orang yang bertalenta yang berdaya saing dan mempunyai keunggulan. Sehingga dapat memenuhi kualifikasi dan standar yang dibutuhkan," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman menangkap pelaku pembegalan bersenjata tajam yang merampas motor, ponsel, dan dompet milik pekerja di Pakem. Polisi segera menggelar rilis kasus
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026