BEDAH BUKU: Warga Diajak Kelola Sampah Jadi Sumber Penghasilan
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku Cerdas Mengolah Sampah Mandiri Bersama Komunitas
Bea Cukai Jogja melakukan talkshow terkait Fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor untuk Industri Kecil dan Menengah (KITE IKM) yang disiarkan secara langsung dalam program Kopi Joss Jogja TV../Ist-Bea Cukai Jogja
Harianjogja.com, JOGJA-Bea Cukai Jogja melakukan talkshow terkait Fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor untuk Industri Kecil dan Menengah (KITE IKM) yang disiarkan secara langsung dalam program Kopi Joss Jogja TV.
Hadir sebagai narasumber, antara lain Kepala Kantor Bea Cukai Jogja Hengky Aritonang, Kepala Seksi PKC VI Bea Cukai Jogja Turanto Sih Wardoyo serta Enny Supiani Piebenga selaku pimpinan dari salah satu perusahaan penerima Fasilitas KITE IKM, PT Starbay Jaya Langgeng Abadi.
Fasilitas KITE IKM merupakan fasilitas fiskal yang diberikan oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Fasilitas ini diberikan berupa pembebasan bea masuk, PPN, serta PPnBM terutang tidak dipungut atas impor barang dan/atau bahan serta mesin.
“Masih banyak masalah dan kendala yang dihadapi oleh pengusaha IKM Indonesia sehingga sulit berkembang, salah satunya adalah bahan baku yang tidak tersedia di dalam negeri sehingga pengusaha harus membeli kepada distributor dalam negeri dengan harga yang sudah melambung tinggi karena adanya markup beberapa kali. Oleh karena itu fasilitas KITE IKM diharapkan dapat menjadi solusi para pengusaha KITE IKM untuk meningkatkan ekspornya.” Ungkap Hengky dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Selasa (13/7/2021).
Enny pun menuturkan bahwa banyak manfaat yang diperoleh dari Fasilitas KITE IKM. Enny pun mengajak rekan-rekan pengusaha IKM untuk dapat memanfaatkan kemudahan dari Bea Cukai tersebut.
Untuk mendapatkan Fasilitas KITE IKM, pengusaha dapat mengajukan permohonan kepada Kepala Kantor Bea Cukai yang mengawasi lokasi pabrik atau lokasi kegiatan usaha. “Yogyakarta sendiri sudah ada 16 badan usaha yang telah memanfaatkan fasilitas fiskal ini. Diharapkan, semakin banyak Industri Kecil dan Menengah di wilayah Yogyakarta yang memanfaatkan fasilitas KITE IKM.” tutup Hengky. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku Cerdas Mengolah Sampah Mandiri Bersama Komunitas
Africa CDC memperingatkan 10 negara Afrika berisiko terdampak wabah Ebola setelah lonjakan kasus di Republik Demokratik Kongo.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di Kebumen. Proyek budidaya udang ini disebut menyerap 650 tenaga kerja.
Pencerita kuliner Ade Putri Paramadita merekomendasikan Selat Solo sebagai inspirasi olahan daging Iduladha dengan cita rasa akulturasi Jawa dan Belanda
Balai Besar TNBTS menutup seluruh wisata Gunung Bromo pada 30 Mei hingga 2 Juni 2026 selama pelaksanaan ritual Yadnya Kasada.
Pertamina Hulu Energi memperkuat ketahanan energi nasional lewat strategi dual growth dengan pengembangan migas dan bisnis rendah karbon.