Petani Magelang Tingkatkan Nilai Sawi Lewat Keripik Kraukk
Harga sawi sempat anjlok hingga Rp500 per kg. KWT Sehati Magelang mengolahnya menjadi keripik Kraukk! bernilai jual lebih tinggi.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Bagi Anda yang akan beraktivitas di wilayah DIY, hari ini, Rabu (21/7/2021), sebaiknya simak dahulu prakiraan cuaca berikut.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah di DIY tidak turun hujan hari ini. Kabut diperkirakan muncul di Sleman pada dini hari.
Adapun rincian prakiraan cuaca hari ini, Kota Jogja pagi hari cerah, siang hari cerah berawan, malam hari cerah berawan dan dini hari berawan.
Sleman diprediksi pagi hari cerah berawan, siang hari cerah berawan, malam hari cerah berawan dan dini hari kabut.
Bantul diprediksi pagi hari cerah, siang hari cerah berawan, malam hari cerah berawan dan dini hari cerah berawan.
Kulonprogo diprediksi pagi hari cerah, siang hari cerah berawan, malam hari cerah berawan dan dini hari cerah berawan.
Gunungkidul diprediksi pagi hari cerah, siang hari cerah berawan, malam hari cerah berawan dan dini hari cerah berawan.
Suhu udara diperkirakan berkisar 20 hingga 31 derajat celcius dengan kelembaban 65 hingga 95%.
Gelombang di pantai selatan DIY diperkirakan 2,5 hingga 3,5 meter. Angin bertiup dari tenggara ke barat daya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga sawi sempat anjlok hingga Rp500 per kg. KWT Sehati Magelang mengolahnya menjadi keripik Kraukk! bernilai jual lebih tinggi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 7 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Pemkab Magelang menyiapkan 70 SPKL mobil dan 74 battery swap station untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik dan pariwisata.
PHRI Sleman dan DP3 membangun sistem informasi pemasaran untuk mempertemukan supplier produk lokal dengan pelaku usaha.
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.
Iran memperingatkan AS-Israel soal serangan baru dan menyebut produksi senjata, pertahanan, serta amunisi naik 2,5 kali lipat.