Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kadin Bantul Nilai Positif bagi Dunia Usaha
Kadin Bantul menilai dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran berdampak positif bagi dunia usaha, didukung digitalisasi UMKM dan program KUR.
Ilustrasi koperasi.
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY telah menyiapkan Rp16 miliar untuk disalurkan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai dampak pandemi terutama adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Bantuan tersebut akan disalurkan melalui koperasi.
“Dari koperasi kemudian dipinjamkan kepada anggotanya untuk modal usaha,” kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) DIY, Srie Nurkyatsiwi, saat dihubungi Minggu (1/8/2021).
Menurut Siwi-sapaan akrab Srie Nurkyatsiwi, total ada 115 koperasi yang akan mendapat bantuan untuk permodalan usaha dan jumlah bantuan tiap koperasi akan berbeda nominalnya, tergantung jumlah anggota dalam koperasi tersebut. Untuk anggota yang jumlahnya 50-100 orang maka nominal bantuan Rp25 juta.
BACA JUGA : Jokowi Minta Pelaku UMKM Tahan Banting Hadapi Varian Delta
Anggota 100-500 orang nominal bantuan Rp250 juta. Sementara anggota lebih dari 500 orang nominal bantuan Rp500 juta. Bantuan tersebut bukan hibah yang bisa kembali lagi ke kas negara, namun bantuan untuk penguatan koperasi yang kemudian disalurkan kepada anggota koperasi karena usahanya terdampak pandemi Covid-19.
Adanya pandemi Covi-19 ini, terlebih diberlakukannnya PPKM banyak pelaku UMKM yang terdampak dan membutuhkan bantuan permodalan, maka perlu dikuatkan dengan bantuan modal usaha melalui koperasi.
Pihaknya sudah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bantuan koperasi tersebu, sehingga Senin, pekan ini dana tersebut sudah bisa disalurkan kepada koperasi. Dia berharap bantuan tersebut dapat membantu pelaku UMKM yang selama ini terdampak pandemi.
“Harapan segera disalurkan untuk penguatan perekonomian. Meski DIY pertumbuhan mulai menanjak kita genjot terus membantu terhadap anggota koperasi tersebut di dalam aktivitas ekonominya,” ucap Siwi.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan bantuan permodalan untuk anggota koperasi tersebut merupakan hasil refocusing atau pergeseran anggaran dalam APBD 2021 untuk penanganan Pandemi. Dana tersebut diambilkan dari Belanja Tidak Terduga (BTT) yang nilainya Rp98,1 miliar. Dengan adanya bantuan koperasi tersebut serapan dana penanganan Covid-19 mencapai 45%.
BACA JUGA : Kemenkeu Prioritaskan Bansos dan Bantuan UMKM Selama PPKM
Sementara itu Ketua Koperasi Kerajinan Mandiri Sejahtera (Kokmas) Keparakan Jogja, Sujadi mengatakan selama pandemi ini kondisi semua anggotanya nyaris vakum karena tidak ada permintaan. Anggota dalam koperasi tersebut selama ini memproduksi sandal, sepatu, tas, dompet, dan batik.
“Selama pandemi ini kami tetap produksi tapi permintaan tidak ada. Permintaan turun 90% dari yang tadinya bisa 200 unit per hari menjadi 20 unit,” kata Sujadi.
Turunnya permintaan membuat modal usaha juga terganggu. Pihaknya meminta pemerintah memberikan bantuan permodalan. Sujadi belum mengetahui apakah koperasi yang dipimpinnya masuk dalam daftar 115 koperasi yang bakal mendapat bantuan atau tidak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kadin Bantul menilai dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran berdampak positif bagi dunia usaha, didukung digitalisasi UMKM dan program KUR.
Presiden Paraguay Santiago Peña dimakzulkan setelah krisis Ueno Bank membekukan dana jutaan nasabah. Pedro Alliana berjanji memberi kompensasi.
PSS Sleman kehilangan Stefan Ashkovski, Kevin Gomes, dan Christophe Nduwarugira saat menghadapi Bhayangkara FC, Minggu (8/11/2026).
Imigrasi memanfaatkan I-GHAS 24/7 yang terhubung ke 196 negara untuk mempercepat deteksi buronan internasional di perbatasan.
Ketua DPD Golkar DIY Singgih Januratmoko menegaskan dukungan kepada Bahlil Lahadalia dan meminta kader tidak terpengaruh isu Munaslub.
Profil Tito Karnavian, mulai dari pendidikan, perjalanan karier di Polri, prestasi sebagai Kapolri, hingga kontroversi sebelum menjadi Mendagri.