Modus Lempar Paket ke Dalam Lapas Digagalkan, Diduga Berisi Sabu
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
Kondisi lalu lintas kendaraan di Bantul pada Minggu (11/7/2021) dalam masa PPKM Darurat yang cenderung lengang. /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengusulkan sejumlah lokasi penyekatan kendaraan pada ruas jalan arah wisata daerah itu, sebagai upaya pengendalian penularan COVID-19 jika sudah ada pelonggaran pada mobilitas wisatawan.
Kepala Dinas Perhubungan Bantul Aris Suharyanta di Bantul, Senin (9/8/2021) mengatakan pihaknya telah mengakomodir usulan dari pemerintah kabupaten dan kota se-DIY terkait dengan pengendalian mobilitas sebagai persiapan dibukanya kembali objek wisata di saat pandemi COVID-19.
"Ini tapi kami masih menunggu persetujuan dari Gugus Tugas COVID-19 DIY, dan itu nanti dalam draf tersebut kalau disetujui Gubernur DIY ada tempat-tempat penyekatan di wilayah arah wisata, kalau di Bantul yang kami usulkan ada empat titik," katanya.
BACA JUGA: Kasus Harian Covid di Jawa Tengah Masih Tertinggi Nasional
Dia mengatakan, lokasi-lokasi penyekatan kendaraan yang diusulkan adalah di Terminal Palbapang, kemudian Pasar Seni dan Wisata Gabusan Jalan Parangtritis, pasar lama Imogiri, dan ruas jalan Cinomati, atau jalur wisata yang menghubungkan Pleret-Dlingo.
"Jadi nanti rencana kami adakan penyekatan di usulan ke Dinas Perhubungan DIY, tapi itu juga bermasalah tatkala nanti dilakukan, karena kami tidak ada anggaran untuk itu, belum kami konfirmasikan ke pemerintah daerah juga," katanya.
Dengan demikian, kata dia, ketika usulan penyekatan disetujui, maka akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah terkait, karena nanti pelaksanaanya dilakukan dengan sinergi antarinstitusi.
"Jadi nanti ada arahan penyelesaian anggaran seperti apa untuk operasional, dan juga kami melibatkan personel tidak sedikit kalau di empat titik penyekatan, dan sehari paling tidak dua kali untuk penjagaan itu," katanya.
Aris mengatakan, rencana penyekatan itu disiapkan sebagai antisipasi kalau sudah ada pelonggaran dari pemerintah pusat berkaitan dengan mobilitas pelaku perjalanan atau wisatawan, mengingat penyebaran COVID-19 masih bisa terjadi.
"Jadi petunjuk dalam melakukan penyekatan itu kami harus ngecek, apakah sudah vaksin, bagaimana hasil swab, kemudian menjaga jarak apabila di bus, dan kalau tidak pakai itu kami putar balikkan. Jadi tergantung dengan beberapa OPD, tidak dishub semua," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
KOTAK resmi menjadi band independen setelah 18 tahun bersama label rekaman. Single YOLO menjadi simbol kebebasan kreatif dan era baru mereka.
AC mobil kurang dingin atau bau? Simak 7 cara merawat AC mobil agar tetap sejuk, awet, dan nyaman digunakan setiap har
Helicopter parenting atau pola asuh terlalu protektif bisa hambat perkembangan anak. Dari sulit ambil keputusan hingga risiko depresi, ini dampaknya. Simak penj
Perempuan usia 40-an lebih rentan mengalami depresi akibat perubahan hormon, keluarga, pekerjaan, hingga hubungan pernikahan. Ini 8 pemicunya.