Solusi Bangun Indonesia Dorong Inovasi Material Rendah Karbon untuk Konstruksi
Dampak perubahan iklim yang semakin terasa, mulai dari peningkatan suhu hingga perubahan pola cuaca, menjadi tantangan dalam pembangunan gedung
Logo PKM Corner Universitas Islam Indonesia./pkmcorner.uii.ac.id
Harianjogja.com, SLEMAN-Universitas Islam Indonesia (UII) kembali mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek). Dari sekitar 500-an, ada 86 proposal atau kelompok yang berhasil lolos.
Arif Fajar Wibisono selaku Kepala Divisi Pembinaan Prestasi, Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan UII menjelaskan untuk 2021, total pendanaan yang diterima UII masuk peringkat dua besar nasional untuk kategori Universitas Swasta. “Kalau di Jogja kita nomor satu [Universitas Swasta dengan pendanaan terbesar[. Untuk 86 kelompok itu, total pendanaan yang diterima Rp716.582.000,” kata Arif saat dihubungi Harianjogja.com, Senin (16/8/2021).
Ia menjelaskan PKM menjadi ajang eksistensi kreativitas mahasiswa yang sudah lama berjalan. Di sini, mahasiswa dituntut untuk menciptakan karya yang kreatif, dapat berkolaborasi dengan mahasiswa lain, menjalani seleksi yang ketat, dan berusaha menjadi yang terbaik.
Setiap kelompok terdiri 3-5 mahasiswa dan didampingi oleh dosen pembimbing. Masing-masing kelompok menciptakan karya sesuai bidang yang dipilih. Antara lain PKM Bidang Riset, Bidang Kewirausahaan, Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat, Bidang Penerapan Iptek, dan PKM Bidang Karsa Cipta.
Untuk mendukung para mahasiswa tersebut, UII memiliki unit bernama PKM Corner di bawah Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan. Unit ini bertugas mengoptimalkan jalannya PKM, salah satunya dengan keberadaan dosen pembimbing. “PKM Corner ini menjadi nahkodanya,” kata Arif.
Menurut Arif, banyak kendala yang dihadapi selama dua tahun terakhir ini. Salah satunya anggota kelompok sulit bertemu karena pandemi Covid-19. “Tahun lalu konsep bimbingannya online semua jadi susah koordinasi, mahasiswa juga kesulitan mau riset di kampus karena ada batasan penggunaan laboratorium. Akhirnya semua banyak lewat daring,” katanya.
Sementara tahun ini, di saat Kemendikbud-Rsitek mengizinkan mahasiswa melakukan pertemuan online maupun offline, justru ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. “Pas diberlakukan PPKM Darurat, pas mahasiswa waktunya melakukan uji produk dan riset,” kata dia. Namun kendala itu dapat teratasi dan semua kelompok dapat menyelesaikan PKM dengan baik.
UII tidak pernah absen mengikuti ajang PKM tersebut, bahkan pada 2020 lalu berhasil mengantongi medali emas. “Target tahun ini kita kembali berusaha mendapatkan emas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dampak perubahan iklim yang semakin terasa, mulai dari peningkatan suhu hingga perubahan pola cuaca, menjadi tantangan dalam pembangunan gedung
Polda DIY memperkuat patroli dan edukasi masyarakat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
KPK memeriksa Kepala BPK Jateng Ahmad Luthfi H. Rahmatullah sebagai saksi kasus dugaan suap pengondisian audit Muara Enim.
Sebanyak 500 mahasiswa lolos Sleman Pintar 2026 dari 1.250 pendaftar. Danang Maharsa meminta penerima kuliah serius dan berprestasi.
243 reklame rokok ditemukan tak berizin dan tak bayar pajak di Kulonprogo. DPRD menyoroti potensi kebocoran PAD dari reklame.
Herlina Pakpahan meminta Srikandi Hanura turun langsung menyerap aspirasi perempuan melalui kaderisasi, pengabdian dan solidaritas.