Makam Kyai Langgeng Direvitalisasi, Magelang Kembangkan Wisata Religi
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Hujan di Tempel, Sleman. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, JOGJA- Bagi Anda yang akan beraktivitas di wilayah DIY, hari ini, Kamis (18/8/2021), sebaiknya simak dahulu prakiraan cuaca berikut.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah DIY hari ini yang akan diguyur hujan adalah Sleman.
Adapun rincian prakiraan cuaca hari ini, Kota Jogja pagi hari berawan, siang hari berawan, malam hari berawan dan dini hari cerah berawan.
Sleman diprediksi pagi hari berawan, siang hari hujan ringan, malam hari berawan dan dini hari cerah berawan.
Bantul diprediksi pagi hari berawan, siang hari berawan, malam hari berawan dan dini hari cerah berawan.
Kulonprogo diprediksi pagi hari berawan, siang hari cerah berawan, malam hari berawan dan dini hari cerah berawan.
Gunungkidul diprediksi pagi hari cerah berawan, siang hari berawan, malam hari cerah berawan dan dini hari cerah berawan.
Suhu udara diperkirakan berkisar 23 hingga 30 derajat celcius dengan kelembaban 60 hingga 95%.
Gelombang di pantai selatan DIY diperkirakan 2 hingga 3 meter. Angin bertiup dari timur ke barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Wapres Gibran meminta pendataan warga terdampak banjir bandang Solok dipercepat untuk penanganan dan penataan permukiman.