APBD DIY 2027 Disiapkan Rp4,93 Triliun, Fokus pada Tiga Hal Ini
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Bupati Sleman Kustini menyerahkan penghargaan kepada pelajar dan atlet berprestasi di Aula Lantai 3, Pemkab Sleman, Senin (30/8/2021)/Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN- Dinilai telah mengharumkan nama Sleman, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sleman memberikan penghargaan kepada pelajar, atlet dan warga Sleman yang berdedikasi dan berprestasi.
Kepala Dispora Sleman, Agung Armawanta mengatakan pemberian penghargaan diberikan kepada sembilan pelajar yang menjadi pasukan pengibaran bendera (Paskibra) Sleman pada 17 Agustus lalu. Selain itu, atlet dansa, catur hingga wasit yang memimpin Olimpiade 2020 di Tokyo juga diganjar penghargaan.
"Ini diberikan sebagai bentuk apresiasi dan bertujuan untuk mengembangkan bakat dan minat pemuda dan warga agar lebih berprestasi lagi," katanya di sela-sela pemberian penghargaan, Senin (30/8/2021).
Agung berharap, pemberian penghargaan tersebut juga dapat memotivasi dan mendorong pelajar, pemuda dan warga Sleman lainnya untuk terus meraih prestasi. Baik di kancah lokal, regional, nasional dan internasional. "Total penghargaan yang kami salurkan sebesar Rp28 juta," katanya.
Baca juga: Pakar Hukum UGM Tegaskan Amandemen UUD 1945 Tidak Mendesak Dilakukan
Penghargaan diberikan secara langsung oleh Bupati Sleman Kustini di Aula Lantai 3, Pemkab Sleman. Kustini mengatakan penghargaan ini juga merupakan kebanggaan bagi Sleman sebab di tengah pandemi mereka masih dapat meraih prestasi, bukan hanya membawa nama Sleman, namun juga Indonesia di kancah internsional.
"Meski masa Pandemi Covid-19 jangan sampai menghalangi warga untuk mengembangkan kreativitas dan meraih pretasi. Mereka dapat menjadi contoh bagi warga lainnya agar tetap semangat meraih prestasi,” harapnya.
Kustini menilai, pelajar, pemuda bahkan guru yang berprestasi dalam bidang tertentu juga akan menunjang kemajuan bersama. Dengan demikian, Pemkab perlu memberikan perhatian dan penghargaan agar warga masyarakat lainnya terpacu dan termotivasi untuk mengikuti jejak mereka.
"Hari ini saya bertemu dengan bapak Wahyana [seorang guru yang juga wasit final olimpiade Tokyo 2020], atlet dansa Mikaela dan atlet catur Shafira serta Paskibra 2021. Saya merasa bangga dan bersyukur karena orang-orang ini telah mengharumkan dan membawa nama Sleman di kancah dunia," katanya.
Sementara Wahyana bersyukur dengan apa yang diberikan oleh Pemkab tersebut. Ia mengapresiasi perhatian dari Pemkab Sleman dan berharap dapat memotivasi warga lainnya agar terus berprestasi. "Wasit juga butuh regenerasi. Tapi minat menjadi wasit olahraga masih minim. Apalagi menjadi wasit go internasional," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
APBD DIY 2027 dirancang Rp4,93 triliun. Sri Sultan HB X fokus pada pengentasan kemiskinan, peningkatan SDM, dan pertumbuhan ekonomi inklusif berkelanjutan.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Kecelakaan di Tol Malang-Pandaan KM 72/B menewaskan lima penumpang Honda CRV usai menghantam truk Fuso yang mogok di bahu jalan.
Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, pelajar dan mahasiswa didorong mulai mengenali potensi, minat, hingga perusahaan yang ingin dituju
DPR, BPH Migas, dan Pertamina memastikan stok BBM nasional aman. Masyarakat diminta tidak panic buying meski terjadi antrean di sejumlah SPBU.
Kawasan pesisir Baros di Kalurahan Tirtohargo, Kapanewon Kretek, yang dulu dikenal sepi kini berubah menjadi salah satu destinasi wisata alam yang ramai dikunju