Jalan Godean Rawan Kecelakaan, Bupati Sleman Perintahkan PJU dan Lubang Jalan Dicek
Jalan Godean Sleman menjadi perhatian setelah sejumlah kecelakaan fatal. Bupati Harda Kiswaya perintahkan pengecekan PJU, lubang jalan dan fasilitas keselamatan
Bupati Sleman Kustini menyerahkan penghargaan kepada pelajar dan atlet berprestasi di Aula Lantai 3, Pemkab Sleman, Senin (30/8/2021)/Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN- Dinilai telah mengharumkan nama Sleman, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sleman memberikan penghargaan kepada pelajar, atlet dan warga Sleman yang berdedikasi dan berprestasi.
Kepala Dispora Sleman, Agung Armawanta mengatakan pemberian penghargaan diberikan kepada sembilan pelajar yang menjadi pasukan pengibaran bendera (Paskibra) Sleman pada 17 Agustus lalu. Selain itu, atlet dansa, catur hingga wasit yang memimpin Olimpiade 2020 di Tokyo juga diganjar penghargaan.
"Ini diberikan sebagai bentuk apresiasi dan bertujuan untuk mengembangkan bakat dan minat pemuda dan warga agar lebih berprestasi lagi," katanya di sela-sela pemberian penghargaan, Senin (30/8/2021).
Agung berharap, pemberian penghargaan tersebut juga dapat memotivasi dan mendorong pelajar, pemuda dan warga Sleman lainnya untuk terus meraih prestasi. Baik di kancah lokal, regional, nasional dan internasional. "Total penghargaan yang kami salurkan sebesar Rp28 juta," katanya.
Baca juga: Pakar Hukum UGM Tegaskan Amandemen UUD 1945 Tidak Mendesak Dilakukan
Penghargaan diberikan secara langsung oleh Bupati Sleman Kustini di Aula Lantai 3, Pemkab Sleman. Kustini mengatakan penghargaan ini juga merupakan kebanggaan bagi Sleman sebab di tengah pandemi mereka masih dapat meraih prestasi, bukan hanya membawa nama Sleman, namun juga Indonesia di kancah internsional.
"Meski masa Pandemi Covid-19 jangan sampai menghalangi warga untuk mengembangkan kreativitas dan meraih pretasi. Mereka dapat menjadi contoh bagi warga lainnya agar tetap semangat meraih prestasi,” harapnya.
Kustini menilai, pelajar, pemuda bahkan guru yang berprestasi dalam bidang tertentu juga akan menunjang kemajuan bersama. Dengan demikian, Pemkab perlu memberikan perhatian dan penghargaan agar warga masyarakat lainnya terpacu dan termotivasi untuk mengikuti jejak mereka.
"Hari ini saya bertemu dengan bapak Wahyana [seorang guru yang juga wasit final olimpiade Tokyo 2020], atlet dansa Mikaela dan atlet catur Shafira serta Paskibra 2021. Saya merasa bangga dan bersyukur karena orang-orang ini telah mengharumkan dan membawa nama Sleman di kancah dunia," katanya.
Sementara Wahyana bersyukur dengan apa yang diberikan oleh Pemkab tersebut. Ia mengapresiasi perhatian dari Pemkab Sleman dan berharap dapat memotivasi warga lainnya agar terus berprestasi. "Wasit juga butuh regenerasi. Tapi minat menjadi wasit olahraga masih minim. Apalagi menjadi wasit go internasional," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan Godean Sleman menjadi perhatian setelah sejumlah kecelakaan fatal. Bupati Harda Kiswaya perintahkan pengecekan PJU, lubang jalan dan fasilitas keselamatan
Kawasaki W800 2027 resmi meluncur di Jepang dengan harga 1.309.000 yen. Motor klasik ini tetap memakai mesin 773 cc berpendingin udara.
Telkomsel terus memperkuat hubungan dengan pelanggan melalui berbagai aktivitas yang memberikan pengalaman positif sekaligus relevan dengan gaya hidup.
Nusron Wahid menghormati penyidikan KPK terkait dugaan suap ATR/BPN dan berharap kasus ini mempercepat pembenahan pelayanan pertanahan.
Pemda DIY tak ingin penyediaan rumah susun hanya berhenti pada penambahan bangunan dan unit hunian. Di tengah harga rumah yang semakin tinggi, hunian vertikal t
Classic Hits Radio Irlandia menghapus lagu Ed Sheeran dari playlist setelah kontroversi pencoretan Macklemore dan mundurnya sejumlah musisi pendukung tur.