Pemuda Jogja Diminta Perkuat Karakter Hadapi Tantangan Era Digital
Wakil Wali Kota Jogja mengajak generasi muda membentengi diri dari narkoba, perundungan, dan pergaulan negatif melalui penguatan karakter dan aktivitas pos
Sri Sultan HB X dan GKR Hemas saat meninjau hasil produk UMKM dalam penutupan gelaran Si Bakul di Kraton Kilen, Sabtu (25/9). (ist)
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) mencanangkan Pasar Komunitas untuk memberdayakan koperasi dan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus memberdayakan petani di DIY.
Nantinya produk hasil pertanian akan diserap oleh koperasi kemudian disalurkan ke UMKM menjadi bahan jadi sehingga memiliki nilai tambah.
Pasar Komunitas tersebut dicanangkan bersamaan dalam Gelaran Si Bakul Jogja di Kraton Kilen, kompleks Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sabtu (25/9). Pencanangan dihadiri oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X bersama GKR Hemas, Anggota DPD RI Afnan Hadikusumo, Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan koperasi, dan perwakilan UMKM.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Sri Nurkyatsiwi mengatakan Pasar Komunitas merupakan terobosan dalam skema pemulihan ekonomi, melalui pemberdayaan koperasi dan UMKM dengan pembelian bahan baku pertanian atau perikanan yang mengalami fluktuasi harga, agar dapat dikelola melalui koperasi dan disalurkan kepada UMKM pengolah, sehingga produk yang dipasarkan memiliki nilai tambah dengan harga yang terjangkau.
“Upaya ini dilakukan dalam rangka meningkatkan penjualan produk pertanian, pemberdayaan koperasi, hingga fasilitasi bahan baku bagi UMKM sehingga produk yang dipasarkan secara online dapat mendorong tingkat konsumsi masyarakat dalam menumbuhkembangkan perekonomian daerah,” kata Sri Nurkyatsiwi.
Lebih lanjut perempuan yang akrab disapa Siwi ini mengatakan, Pasar Komunitas tersebut sebagai gerakan yang melibatkan komponen usaha dari hulu hingga hilir, yang melibatkan sekurangnya 10 koperasi sektor ril dan lebih dari 150 UMKM.
Dana Keistimewaan
Gerakan yang dibiayai melalui dana keistimewaan tersebut, diharapkan mampu memberikan inspirasi terkait upaya kreatif dalam pemulihan ekonomi daerah terdampak Covid-19, yang melibatkan multi stakeholders.
“Hal ini sebagai strategi transformasi terhadap perkembangan situasi akhir-akhir ini yang memerlukan langkah terobosan guna membantu ketahanan ekonomi daerah,” kata Siwi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wakil Wali Kota Jogja mengajak generasi muda membentengi diri dari narkoba, perundungan, dan pergaulan negatif melalui penguatan karakter dan aktivitas pos
Gelombang panas ekstrem di Eropa kini jadi ancaman ekonomi serius. Jerman diprediksi menanggung kerugian terbesar hingga 2030.
Nickelodeon rayakan Hari SpongeBob 14 Juli dengan event global, maraton episode, hingga konten baru di Roblox dan YouTube.
Survei tunjukkan kepercayaan publik ke Prabowo tembus 74%. Qodari tegaskan pemerintah tak berpuas diri dan tetap evaluasi kinerja.
Kemenhub siapkan 39 bandara baru untuk memperkuat konektivitas nasional dan dorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Perpres ojol resmi terbit, potongan aplikasi maksimal 8 persen mulai Juli 2026, driver dapat perlindungan lebih kuat.