Pemkab Gunungkidul Verifikasi 30 Gerai KDMP, Ini Tujuannya
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.
Pengunjung saat memindai aplikasi peduli lindungi di area pintu masuk TPR Baron di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari. Rabu (20/10/2021). /Ist.
Harianjogja.com, TANJUNGSARI – Penerapan aplikasi Peduli Lindungi di uji coba pembukaan destinasi wisata di Gunungkidul belum berjalan lancar. Pasalnya, masih ada pengunjung yang tak memiliki aplikasi ini.
Koordinator Tempat Pemungutan Retribus (TPR) Baron, Heri Mulyono mengatakan, usai dikeluarkannya edaran pembukaan destinasi wisata langsung ditindaklanjuti dengan realisasi pembukaan pada Rabu (20/10). Sesuai dengan peraturan, di setiap destinasi harus menyediakan QR code aplikasi Peduli Lindungi.
Akses ini, sambung dia, tidak ada masalah karena di seluruh lokasi wisata yang ditarik retribusi telah memiliki scan barkode. Fasilitas tersebut langsung digunakan sebagai syarat masuk ke kawasan wisata.
“Tapi di lapangan ternyata masih ada kendala, walaupun sudah disediakan QR code untuk akses aplikasi,” kata Heri kepada wartawan, Rabu (20/10/2021).
Menurut dia, salah satu kendala di lapangan, ada sejumlah pengunjung tidak memiliki aplikasi Peduli Lindungi. Ini dikarenakan beberapa faktor, selain belum melakukan instalasi, ada juga pengunjung yang tidak memiliki gawai guna mendukung kinerja dari aplikasi.
“Sebagai gantinya, kami minta menunjukan bukti vaksin agar bisa masuk ke pantai,” katanya.
Meski demikian, Heri memastikan sudah banyak pengunjung yang paham dengan persyaratan masuk ke kawasan wisata. Disinggung mengenai jumlah pengunjung yang masuk, Heri mengakui sudah ramai karena hingga Rabu siang yang melalui TPR Barong sekitar 5.000 orang. “Untuk kendaraan sudah ratusan yang masuk ke pantai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mulai memverifikasi 30 gerai KDMP yang telah dibangun. Operasional masih menunggu proses verifikasi dan validasi.
Awal musim hujan di Bantul diprediksi mundur lebih dari 30 hari. DPRD Bantul menyiapkan posko dan antisipasi kekeringan.
Suzuki e SKY resmi diperkenalkan di Jepang dan dijual mulai 16 November 2026. Mobil listrik mungil ini punya jarak tempuh 310 km dan desainnya tercatat di DJKI.
DPRD DIY meminta BUMD tak hanya mengejar pertumbuhan aset, tetapi juga memperbesar keuntungan dan kontribusi terhadap pendapatan daerah.
Para chef mengeksplorasi kuliner Jawa Tengah dan Jawa Timur, dari sate srepeh hingga tahu telur, untuk menghidupkan kembali makanan lokal.
Daftar 10 negara penghasil emas terbesar dunia 2026 berdasarkan data USGS. Simak posisi Indonesia dan jumlah cadangan emasnya.