Makam Kyai Langgeng Direvitalisasi, Magelang Kembangkan Wisata Religi
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Dani Wigung, pemilik Pengantin Production, saat memasang sanggul di rambutnya. /tangkapan layar TikTok
Harianjogja.com, JOGJA-- Untuk tampil menjadi cantik, perempuan membutuhkan berbagai peralatan kecantikan. Salah satu peralatan kecantikan yang wajib dan selalu dibutuhkan adalah sisir, yang gunanya untuk merapikan rambut.
Namun, apa daya ketika di saat hendak memakai sanggul di rambut, ternyata lupa membawa sisir. Hal itu dialami Dani Wigung, pemilik Pengantin Production, sebuah wedding organizer (WO) di Jogja.
Saat memimpin jalannya prosesi pernikahan, Dani Wigung biasanya mengenakan pakaian kebaya dan jarit, lengkap dengan rias dan sanggul rambut. Namun, sebuah insiden dialaminya.
Seperti diunggah di akun TikToknya yang bernama daniwigung, ia mengungkapkan pengalamannya saat ia telah selesai dandan, ternyata sisir sasaknya tertinggal. Padahal, ia harus memasang sanggul di rambutnya guna melengkapi penampilannya saat akan memimpin acara pernikahan.
Untuk memasang sanggul, tentu saja, sisir menjadi piranti utama. "Saat aku sudah selesai dandan, ternyata sisir sasakku tidak ada," katanya, dalam unggahan, dikutip Senin (25/10/2021).
Rupanya, Istri dari dr. Wigung Wratsangka, seorang pembawa acara khusus Pengantin Tradisional Jawa itu menemukan cara. Ia pun menyebutnya sebagai MacGyver, yaitu seorang karakter dalam film yang selalu banyak akal di saat dalam kondisi terdesak.
Dani Wigung menemukan sebuah garpu dari souvenir acara pernikahan pemberian kliennya sebelumnya. Untung saja, souvenir itu terbawa olehnya.
"Mendadak aku jadi MacGyver. Aku ingat ada souvenir sendok garpu dari klienku sebelumnya. Aku gunakan sebagai jungkat atau sisir merapikan rambutku. Garpu tak keruk-kerukkan di rambut, lumayan, rodo landep [Garpu aku garuk-garukkan di kepala. lumayan, agak tajam]. Kalau gak hati-hati garpune bisa nancep di kepala ini," katanya.
Hasilnya pun lumayan. Rambut depannya rapi ke belakang dan sanggul terpasang di kepala belakang. "Nah ini sekarang tinggal ngelem [menempelkan] pakai hairspray. Untung yang aku bawa sanggul modern sehingga aku tidak perlu disasak rambut tinggi, dengan cepol seperti ini sudah cukup. Tinggal dipantek [dikaitkan] kanan dan kiri pakai jeput rambut, sanggul wes cemanthel [sudah tergantung]. Dirapikan lagi dengan garpu lagi," katanya.
Dani menyebut kemampuannya tersebut sebagai kecerdasan tingkat dewa. "Not bad, itulah kecerdasan tingkat dewa seorang emak-emak," katanya.
Nah seperti itulah dandan saat darurat karena sisir ketinggalan. Bisa ditiru nih jika kondisi darurat juga!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Kebakaran lahan terjadi di Puncak Setampol Torean Gunung Rinjani. Tim TNGR bergerak memadamkan api dan menilai luas area terdampak.
Kemenhub mencatat bus terlibat 21.269 kecelakaan sepanjang 2025. Pemerintah mendorong penerapan SMK PAU untuk memperkuat keselamatan.
Menpar Widiyanti kenalkan potensi wisata yacht Indonesia kepada investor asing, dari Raja Ampat hingga pasar yacht yang ditargetkan tumbuh.