Kasus DBD Terbanyak di Gunungkidul Ada di Ponjong, Capai 64 Kasus
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Ilustrasi Miras (JIBI)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Petugas Polsek Tanjungsari memeriksa rombongan motor yang akan masuk ke kawasan pantai di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), Minggu (28/11/2021) sekitar pukul 11.00 WIB. Adapun hasilnya, polisi mengamankan empat botol minuman keras dan dua bendera.
Kapolsek Tanjungsari Iptu Wawan Anggoro mengatakan, razia dilakukan karena mendapatkan informasi adanya arak-arakan komunitas motor di JJLS. Laporan ini ditindaklanjuti dengan memeriksa rombongan saat akan masuk pantai.
“Kami periksa di TPR JJLS,” kata Wawan saat dihubungi, Minggu sore.
Dia menjelaskan, didalam komunitas ini ada 20 pengendara dengan jumlah motor sebanyak 12 unit. Saat diperiksa polisi menemukan empat botol minuman keras yang disimpan di jok motor. Selain itu, juga diamankan dua bendera komunitas motor serta satu tongkat untuk memasang bendera yang dimiliki.
BACA JUGA: Cegah Varian Covid-19 Omicron, Indonesia Tutup Kedatangan dari Afrika Selatan
“Barang bukti langsung kami amankan. Sebenarnya, ada satu kendaraan yang dicurigai bodong, tapi setelah ada bukti foto STNK dan BPKB yang dikirimkan orang tua yang bersangkutan, maka motor yang dipakai tak jadi disita,” ungkapnya.
Meski ada sejumlah barang bukti yang disita, namun Wawan memastikan tidak ada pengendara yang ditahan. Hasil pemeriksaan, rombongan juga belum mengkonsumsi minuman keras yang dibawa tersebut. “Hanya kami berikan sanksi pembinaan di tempat,” katanya.
Wawan menambahkan, kegiatan razia dilakukan sebagai upaya mengurangi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di JJLS. “Sesuai dengan instruksi pimpinan [Kapolres Gunungkidul] jadi upaya patroli cipta kondisi terus dilakukan,” katanya.
Sebelumnya, Kapolres Gunungkidul AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan keamanan di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang menuju kawasan pantai. Langkah ini sebagai upaya menekan ganguan keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang akhir-akhir ini terjadi.
“Sudah ada beberapa kejadian, khususnya saat libur akhir pekan. Salah satunya kejadian kaca mobil warga pecah karena dilempar batu oleh rombongan pemotor yang melintas di Girisekar, Kapanewon Panggang,” kata Aditya, Jumat (5/11/2021).
Oleh karenanya, Aditya meminta jajarannya, khususnya polsek di JLLS untuk meningkatkan patroli keamanan, khususnya saat libur akhir pekan. Hal ini dengan tujuan mengurangi risiko aksi-aski yang meresahkan warga sehingga dapat menimbulkan gangguan kamtibmas.
“Harus ada upaya antisipasi dengan meningkatkan pengamanan. Kalau memang ada potensi pelanggaran, maka harus ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia untuk lima rute. Cek jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di setiap stasiun.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.