Makam Kyai Langgeng Direvitalisasi, Magelang Kembangkan Wisata Religi
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi (atas kanan) dan Ketua DPRD Kota Jogja, Danang Rudyatmoko (atas kiri) dalam FGD Kota Jogja Bangkit di Tahun Baru, Kamis (16/12/2021). /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA-- Aktivitas masyarakat di Kota Jogja dipastikan sudah mulai menggeliat, setelah terhenti dan mengalami perlambatan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Pemerintah Kota Jogja yakin jika melihat perkembangan saat ini, maka di Tahun 2022 aktivitas masyarakat berangsur normal.
Hal itu terungkap dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Kota Jogja Bangkit di Tahun Baru, yang digelar oleh Harian Jogja, Kamis (16/12/2021). Hadir dua narasumber yaitu Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi dan Ketua DPRD Kota Jogja, Danang Rudyatmoko.
Heroe Poerwadi mengungkapkan situasi di Kota Jogja pada 2020 sampai Bulan Maret masih normal. Pandemi melanda sejak April, dan pada Agustus aktivitas mulai bangkit dengan nama new normal.
"Sejak bulan Agustus, aktivitas sudah ada. Masyarakat dalam interaksi sosial Agustus mulai berjalan, hingga Desember makin tinggi. Pada 2021 Januari sampai September kita mengalami PPKM darurat, membatasi semua aktivitas dan kegiatan untuk membatasi laju pertumbuhan Covid," katanya.
Pada 2021 setelah Oktober, baru aktivitas masyarakat dimulai tetapi belum pulih. Jadi, tahun ini, Pemkot Jogja hanya punya waktu efektif empat bulan untuk menggerakkan ekonomi dan sosial. Dinamika perekonomian 2021 menjadi lebih pendek.
Heroe mengungkapkan pada 2021 meskipun aktivitas masih terbatas, Pemkot Jogja masih mampu mengejar target. Sampai hari ini, target perekonomian sudah terlampaui, yang belum hanya pajak penerangan jalan dan pajak bumi dan bangunan (PBB). "Semoga tercapai pada akhir tahun nanti," jelasnya.
Ia menegaskan pada triwulan terakhir 2021 ini, aktivitas sudah menggeliat, setidaknya 80% dari ekonomi sebelum pandemi sudah berjalan. "Harapan kami tahun 2022, kalau kita tetap menekan laju kasusnya [Covid-19], tahun depan bisa mulai aktivitas lebih optimis, dengan modal sudah hampir 100% tervaksin," katanya.
Danang Rudyatmoko mengatakan pada 2021 perekonomian Kota Jogja berada di titik terbawah pertumbuhannya, karena cadangan uang atau aset tahun 2020 sudah terpakai untuk operasional. Pertumbuhan ekonomi pun sempat melambat.
"Saya mengapresiasi jasa pariwisata dan partisipasi masyarakat dalam rangka menyukseskan vaksinasi. Sampai dengan hari ini masih berlanjut. Upaya Pemkot [Jogja] ini bukan semata dalam konteks menjaga kesehatan tetapi bagaimana pulih kondisi perekonomiannya,
terlihat secara kasat mata Jogja mulai macet jadi pertumbuhan ekonomi mulai tampak," katanya. (Nina Atmasari)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Dompet Dhuafa mengerahkan tim medis dan membuka Pos Hangat untuk membantu penyintas gempa NTT M7,7 di Maumere dan Manggarai Timur.
Gempa susulan M5,2 mengguncang NTT Minggu pagi. BMKG mencatat 235 gempa susulan dan meminta masyarakat tetap waspada.
Bayern Muenchen juara Telekom Cup setelah menang 3-1 atas Leipzig. Jamal Musiala sempat pingsan setelah mencetak gol.
Polri menyiapkan 260 personel untuk menangani dampak gempa Flores M7,7, termasuk evakuasi, SAR, kesehatan, dan identifikasi korban.
Gempa M6,2 mengguncang Parigi Moutong dan terasa di Palu. BMKG menyebut gempa tidak berpotensi tsunami. Gempa M6,3 juga mengguncang Simalungun.