JNE Wujudkan Mimpi 1.200 Karyawan untuk menunaikan Ibadah Umrah
Program ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada para karyawan yang telah mengabdi selama lebih dari 12 tahun.
Foto para santri juara dan mentor Miftahunnajah Sleman./Istimewa
SLEMAN – Santri di Sleman bersaing secara nasional dengan para pelajar dari sekolah umum lain untuk menorehkan gelar juara dalam ajang kompetisi ide bisnis digital SMA sedejarat.
Santri prestatif itu adalah Alifah Rahma Bening (17), Shafiya Hanin (16), Salsabila Ristina Asy Syifa (16), Aisyah Qurrota Ayuni Kamsah (15), dan Salma Fauziah (16). Santri MA iftahunnajah Sleman, Desa Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman ini menjuarai 2 nominasi yaitu juara favorit dan juara harapan 3 di Bussiness Plan Competition – Bussiness & Accounting Competition yang diadakan oleh Universitas Islam Indonesia pada Sabtu, 18 Desember 2021 lalu.
Kompetisi tersebut mengambil tema “Menumbuhkan Wirausahawan Digital Muda Di Era Pandemi.”
Diketahui para pelajar yang berkompetisi di ajang ini berasal dari Provinsi DIY sendiri, Magelang, Surakarta, Kediri hingga Malang.
Untuk menyabet 2 nominasi sekaligus, para santri harus berupaya lebih, sebab selain mempelajari ilmu saintifik – mereka adalah santri dari pesantren program tahfidz intensif, segudang kegiatan pembelajaran khas santri lain seperti setoran hafalan, mengkaji kitab agama bahkan kegiatan domestik seperti mencuci baju sendiri sebagai bentuk pendidikan tanggung jawab dan kemandirian.
Namun, semua itu bukan menjadi penghalang, sebab padatnya kegiatan pembelajaran justru memacu suasana kompetetif. Mentor yang mendampingi kelompok santri tersebut membenarkan.
“Di pesantren mereka punya segudang aktivitas pembelajaran saintifik dan keagaman, dan orang-orang yang padat kegiatanya seharusnya adalah orang-orang yang terbaik dalam menejemen waktunya,” ungkapnya
Ketua presentator kelompok santri tersebut, Alifah Rahma bening menjelaskan tentang bagaimana tahapan rencana aksi FIMED.
“Jadi, rencana program kerja kami yang pertama yakni merekrut fasilitator, ahli IT, konselor bisnis, dan para mitra FIMED. Kemudian segera merancang aplikasi sesuai dengan desain dan fungsi yang telah kami rencanakan bersama. setelah aplikasi berhasil dibuat, kami akan melakukan launching aplikasi dengan menyelenggarakan event-event sosial bersama masyarakat.”
Sang mentor, Brigade Izzudin Al Qassam yang bertindak sebagai guru pembimbing menjelaskan tentang cara kerja dunia baru hari ini yang kita tengah tergagap-gagap di dalamnya.
“Fokus mentor kepada tim menawarkan sudut pandang “dunia baru” hari ini yang sering salah diartikan sekadar gerakan online-sasi, lebih dari itu inti dunia baru hari ini adalah keterhubungan, itu lah kenapa GoJek mampu menjadi industri transportasi terbesar di saat tidak memiliki satu pun armada, ya dengan menghubungkan driver dan armada yang tersebar di masyarakat di dalam satu platform aplikasinya.”
Rencana bisnis digital kelima santri tersebut diberi judul FIMED atau First Medicaction, yakni sebuah platform aplikasi yang bergerak di bidang medis dengan segudang terobosan dan rencana aksi.
“Di pembentukan ide yang terpenting adalah orisinalitas dan kemandirian berpikir, maka lahir lah FIMED dari diskusi antar santri itu. Visinya kehidupan sehat dan sejahtera. Misinya penurunan angka kematian ibu dan anak, memerangi penyakit menular dan tidak menular, meningkatkan kesehatan mental, mengobati dan mencegah zat candu, mengurangi cedera dan kematian di jalan, terakhir megurangi penyakit dan kematian dari polusi dan kimia berbahaya,” tegasnya.
“Model bisnis canvasnya adalah, pertama menjadi pusat literasi seputar kesehatan, kedua menghubungkan pemesanan fasilitas RS layaknya segitiga GoJek, driver dan pengguna, yang ketiga menjadi wadah penggalangan dana medis bagi masyarakat pra sejahteran,” tutupnya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada para karyawan yang telah mengabdi selama lebih dari 12 tahun.
Indonesia mengalahkan Korea Selatan 3-0 pada nomor beregu putra sepak takraw Asian Games 2026. Tim Merah Putih akan menghadapi Malaysia di semifinal.
Pembangunan gerai KDMP Kepuharjo, Sleman, belum berjalan karena lokasi yang diajukan masuk KRB III dan berstatus LP2B.
Warga Cokrodiningratan belajar mengolah lele menjadi keripik sebagai inovasi pangan sekaligus membuka peluang usaha rumahan.
Pesawat tempur F-16 milik Angkatan Udara AS jatuh saat hendak mendarat di Pangkalan Udara Spangdahlem, Jerman. Pilot selamat.
KPK menggeledah Kantor Pertanahan Kota Mojokerto terkait penyidikan dugaan korupsi mafia tanah ATR/BPN yang bermula dari OTT kasus HGB Summarecon.