Siklon BAVI Pengaruhi Cuaca di Jogja, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi
BMKG menyebut Siklon BAVI memengaruhi cuaca DIY. Prakiraan 5-7 Juli cerah berawan, namun gelombang laut selatan berpotensi tinggi.
Ilustrasi jalan tol./JIBI-Bisnis.com-Himawan L Nugraha
Harianjogja.com, SLEMAN—Proses pembebasan lahan Tol Jogja Solo Seksi 2, ruas yang bakal melewati Ring Road Utara, sudah dimulai secara bertahap dari barat ke timur.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Jogja Solo Wilayah DIY, Dian Hardiyansyah mengatakan pembebasan lahan Tol Jogja Solo Seksi 2 dimulai dari sisi barat ke timur.
BACA JUGA: Tak Ingin Situs Keprabon yang Rusak karena Tol Jogja Solo, Umat Hindu Bentuk Tim Khusus
“Mulai dari Kalurahan Tirtoadi, Tlogoadi, dan Trihanggo,” kata dia, Senin (21/2/2022).
Selanjutnya secara bertahap, inventarisasi dan identifikasi data lahan dan bangunan akan dilakukan ke arah timur seperti Sinduadi, Sendangadi dan kalurahan lainnya. Seluruh proses dan tahapan yang dilakukan untuk pembebasan lahan jalan tol tidak ada perbedaan dengan tahapan yang dilaksanakan di Seksi 1.
“Desain sampai saat ini masih sama dengan sebelumnya. Kami belum mendapatkan adanya perubahan desain, termasuk yang di Perempatan Monjali,” ujarnya.
Tol Jogja Solo Seksi 2 menghubungkan Purwomartani di Kalasan dengan Gamping sejauh 15,46 kilometer. Ruas ini akan digarap belakangan setelah Tol Jogja Bawen dan Tol Jogja Solo Seksi 1 yang menghubungkan Kartasura dengan Purwomartani selesai dikerjakan.
Saat ini, Tim Satgas Pengadaan Tanah Jalan Tol Jogja Solo mulai mengidentifikasi lahan di tiga kalurahan yang dilewati Tol Jogja Solo Seksi 2, yakni Tritoadi, Tlogoadi, dan Trihanggo.
“Data awal kemarin sesuai dokumen perencanaan untuk Tirtoadi sebanyak 561 bidang, Tlogoadi sebanyak 181 bidang, dan Trihanggo sebanyak 64 bidang,” kata Kepala Bidang Pengadaan Tanah BPN Kanwil DIY Margaretha Elya Lim Putraningtyas
Satgas A mengukur dan memetakan lahan dan bangunan sementara Satgas B mengidentifikasi dan inventarisasi benda di atas lahan. Satgas diberi waktu selama 30 hari sebelum menyerahkan hasilnya kepada ketua pelaksana.
BACA JUGA: Tol Jogja Solo Lewati Sesar Opak Pemicu Gempa Besar Jogja, Ini Antisipasi Pengembang
Ketua pelaksana kemudiam menyerahkan hasil identifikasi dan validasi data lahan kepada tim appraisal yang akan emnaksir nilai ganti rugi. Satgas A, kata Elya, akan mendatangi lokasi lahan terdampak dan bertemu dengan pemiliknya.
Selama proses identifikasi lahan Tol Jogja Solo, para pemilik lahan diminta hadir. Pemilik lahan yang berada di luar kota juga perlu menyaksikan identidikasi. Kehadiran mereka penting untuk menunjukkan batas bidang tanah dan menyetujui batas-batas yang terkena dampak pembangunan jalan tol.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BMKG menyebut Siklon BAVI memengaruhi cuaca DIY. Prakiraan 5-7 Juli cerah berawan, namun gelombang laut selatan berpotensi tinggi.
Portugal vs Spanyol di 16 besar Piala Dunia 2026. Oyarzabal percaya diri, cek prediksi skor dan susunan pemain.
Prabowo dan PM Singapura Lawrence Wong bertemu di Leaders’ Retreat 2026 Jakarta, bahas kerja sama strategis dan proyek bilateral.
Jokowi mulai safari politik ke sejumlah daerah usai Lampung. PSI jadi titik awal, partai lain ikut memberi respons.
Menpar dorong integrasi Pokdarwis dan koperasi untuk perkuat desa wisata, tingkatkan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Mendikdasmen ungkap skema kantin dalam program MBG masih dikaji, bantuan hanya untuk siswa yang membutuhkan.