Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026, Cek Lokasi dan Syaratnya
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY Sri Sultan HB X memberikan penjelasan terkait makna tanah dan air yang dibawanya dari Kraton Jogja ke lokasi pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Sultan mengakui bahwa tanah dan air tersebut diambil dari tempat khusus yang memiliki nilai.
HB X mengakui bahwa tanah dan air yang diambil dari Bumi Mataram berasal dari tempat khusus yang dianggap memiliki nilai. Harapannya ke depan dapat mewujudkan Indonesia menjadi negara besar.
“Saya kira kita memberikan tanah maupun air itu dari Bumi Mataram secara simbolik seperti dilakukan teman yang lain juga mengambil tanah dan air dari tempat yang mereka anggap mempunyai nilai,” ucap Sultan, Senin (14/3/2022).
BACA JUGA: Datang ke Sarkem, Jokowi Temukan Stok Minyak Goreng Kosong di Jogja
Sama seperti provinsi lain, kata Sultan, pengambilan tanah dan air tidak dilakukan di sembarang tempat, melainkan diambil pada lokasi yang memiliki nilai. “Tetapi juga bagaimana daerah itu seperti kita saksikan mereka memberikan kontribusi tanah maupun air itu mereka beranggapan [tempat bernilai], menganggap tidak sembarang asal ngambil tanah dan air dari tempat umum, tetapi yang mereka, berarti mereka paham simbol itu semoga saja punya kekuatan untuk masa depan dalam membangun masa depan,” katanya.
HB X menambahkan Presiden Jokowi telah menerima tanah dan air dari masing-masing provinsi. Menurut Sultan, hal itu sebagai simbolik dalam pemahaman kebudayaan dalam konteks bentuk dukungan dengan tanah dan air untuk memperkuat kesatuan bangsa. Kedua, semua Gubernur berangggapan bahwa prosesi ini merupakan peristiwa besar dalam upaya membangun bangsa dan negara di masa depan. Sehingga jadi momentum merealisasikan program menjadi sesuatu yang tidak sekadar simbolik lagi tetapi secara faktual harus diwujudkan.
“Biarpun mungkin dari peristiwa ini tidak harus selesai 2024, pendapat saya ini membangun kepindahan IKN perlu waktu. Secara simbolik memberikan ruang budaya pada aspek simbolik itu ingat bahwa dari awal kebhinekaan persatuan dan kesatuan bangsa itu menjadi perekat yang utama dalam berproses untuk menatap masa depan. Semoga saja pemahaman simbolik ini bisa memberikan fakta tidak ada kalimat mundur, biar pun mungkin proses pembangunan perlu waktu lama, bukan berarti 2024 harus selesai,” ucap Sultan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
AI mulai memengaruhi pilihan karier anak muda AS. Pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan teknis makin dilirik di tengah perubahan pasar kerja.
Pembangunan dan pemeliharaan jalan di Bantul membantu petani dan pelaku UMKM memperlancar mobilitas, distribusi hasil panen, serta pemasaran produk.
Yunani vs Belanda di Nations League 2026/27, Jumat 2 Oktober pukul 01.45 WIB. Simak jadwal dan kondisi terbaru kedua tim.
Denmark vs Portugal berlangsung Jumat (2/10) pukul 01.45 WIB. Ronaldo absen setelah meninggalkan pemusatan latihan Portugal.
Pemkot Yogyakarta mematangkan pengajuan UNESCO World Book Capital 2028 melalui konsolidasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem buku dan literasi.