Asap Bus Trans Jogja Diprotes Warga, Dishub DIY Akui Armada Sudah Uzur
Dishub DIY menanggapi keluhan asap hitam Trans Jogja. Sebanyak 74 persen armada berusia di atas 7 tahun dan tetap menjalani perawatan rutin.
Buya Syafi\'i Maarif./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, KULONPROGO- Hujan menyirami Taman Makam Husnul Khotimah Muhamadiyah Dukuh, Donomulyo, Kapanewon Nanggulan, Kulonprogo sore ini menjelang pemakaman tokoh bangsa Buya Ahmad Syafii Maarif.
Wakil Ketua Pelayanan Rukti Jenazah Husnul Khotimah, Prawoto mengatakan pemberangkatan jenazah akan dilakukan selepas asar dari Masjid Besar Kauman Jogja.
"Dari Masjid Besar Kauman kemudian menuju ke makam husnul khotimah di Nanggulan," ungkapnya ditemui di area pemakanan, Jumat (27/05/2022).
Prawoto mengatakan mengenai pemilihan lokasi pemakaman ini berdasarkan permintaan langsung dari Buya. Makam Husnul Khotimah Muhamadiyah sendiri menurutnya baru dibuka sekitar dua tahun lalu. Ada 26 tokoh Muhamadiyah yang dimakamnkan di sini.
BACA JUGA: Buya Syafii Maarif Wafat, Sultan: Jogja Kehilangan Sosok Teladan
"Beliau meminta langsung. Seperti kita lihat [area pemakaman] belum semua bisa digunakan. Baru dua blok," lanjutnya.
Penjabat Bupati Kulonprogo Tri Saktiyana mengenang sosok Buya sebagai tokoh yang sederhana. Bisa dilihat dari rumahnya, cara berpakaian, cara berfikir, cara bertutur kata, dan cara berinteraksi.
"Sedehana dan hangat tidak pilih-pilih kawan deket dengan semuanya," ucapnya.
Sebagai seorang tokoh dan akademisi Buya telah banyak meneladankan perilaku-perilaku mulia. Teladan Buya menurutnya bisa dilanjutkan oleh tidak saja sahabat-sahabat dari Muhammadiyah, tapi juga di luar Muhamadiyah.
"Karena Buya Syafii menasional. Buya Syafii bukan milik Muhammadiyah, milik kita semua," ucapnya.
Menurutnya Buya adalah tokoh yang mengenal sejarah bangsa, mengenal tata negara, dan juga mengenal kemasyarakatan dengan baik.
"Saya berduka sangat mendalam dengan kepergian Buya Syafii yang kita cintai bersama," tuturnya.
Sebelumnya Menkopolhukam Mahfud MD, dalam siaran langsung di Kompas TV mengungkapkan almarhum memiliki hak untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. Berdasarkan statusnya sebagai penerima anugrah Bintang Maha Putra Utama seperti ditetapkan dalam Kepres No.83/2015. Menurut Mahfud MD, pemerintah Pusat bahkan menawarkan almarhum dimakamkan di TMP.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dishub DIY menanggapi keluhan asap hitam Trans Jogja. Sebanyak 74 persen armada berusia di atas 7 tahun dan tetap menjalani perawatan rutin.
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II pada 17 Agustus 2026. Sebanyak 33,24 juta keluarga akan menerima 30 kg beras untuk alokasi tiga bulan
Dopamine 3.0 menjadi jailbreak pertama yang mendukung iOS 26 dan iOS 26.0.1 setelah 326 hari. Namun fitur ini baru tersedia untuk perangkat Apple dengan chip A1