ARSIP MENYAPA: Merawat Memori Kolektif Melalui Arsip
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Kegiatan Rapat Koordinasi Inisiasi Ikon Monumental 3R G2R Tetrapreneur DIY/Ist
Pada Selasa, tanggal 31 Mei 2022, pukul 15.00, bertempat di kantor Biro Bina Pemberdayaan Masyarakat (Bermas) Setda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dilaksanakan rapat ‘Inisiasi Pembangunan 3R’ atau Rumah Produksi, Rumah Kemasan, dan Rumah Bisnis.
Rapat tersebut dihadiri oleh Bapak Dodi selaku perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) DIY, Ibu Etty M, selaku perwakilan Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA) DIY, Bapak Saptopo BI. selaku perwakilan dari Corporate Social Responsibility (CSR) Center, Ibu Indarty selaku perwakilan dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY, Dr. Sukamto, SH., MH. selaku Kepala Biro Bina Pemberdayaan Masyarakat (Bermas) Setda DIY, Riana Setyowati, S.Sos., M.Acc. selaku Kepala Bagian Rekayasa Sosial Biro Bermas Setda DIY, Setyo Warjiyana, S.IP, M.P.A, selaku Kepala Subbagian Pengelolaan Rekayasa Sosial Bagian Rekayasa Sosial Biro Bermas Setda DIY, Muhammad Mulia, S.Ars. selaku mitra konsultan desain 3R G2RT, dan Rika Fatimah P.L., S.T., M.Sc., P.hD. selaku Tenaga Ahli Global Gotong Royong (G2R) Tetrapreneur dan dosen senior Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM).
Acara dibuka oleh Kepala Biro Bermas, Dr. Sukamto yang menyampaikan rasa terimakasih-nya atas kehadiran para undangan, serta maksud dan tujuan dari diadakannya pertemuan pada sore hari ini. Dr. Sukamto menyampaikan bahwa, rapat ini merupakan salah satu langkah Biro Bermas dalam mendukung inisiasi pembangunan 3R. Diharapkan pertemuan ini menjadi jembatan antara G2R Tetrapreneur dan instansi-instansi terkait yang dapat membantu mewujudkan inisiasi tersebut.
Selanjutnya, Rika Fatimah P.L., S.T., M.Sc., P.hD. selaku Tenaga Ahli G2R Tetrapreneur menyampaikan bahwa tujuan 3R adalah sebagai salah satu landmark ikonik dari G2R Tetrapreneur berupa bangunan fisik atau monnumental. 3R merupakan Rumah Produksi, Rumah Kemasan, dan Rumah Bisnis yang bertujuan menjadi salah satu perwujudan kawasan ekonomi pancasila melalui inovasi gotong royong dalam ekonomi dan menjadi pusat kegiatan G2R Tetrapreneur di kalurahan sasaran dari hulu ke hilir yaitu mulai dari area produksi hingga penjualan.
Ke depannya diharapkan 3R ini dapat dikembangkan menjadi sebuah point of interest pasar, yang tidak hanya menjadi pusat produksi dan bisnis, namun juga dapat menjadi pusat hiburan dan pendidikan yang menunjukkan asas gotong royong mulai dari top to down, bukan hanya sebagai simbolis, namun dapat difungsikan sebagaimana tujuan 3R ini dibangun di kalurahan sasaran. Rika Fatimah juga menyampaikan bahwa rintisan awal dari 3R ini sedang berproses dilakukan di Kalurahan Trimurti melalui BKK rintisan melalui Dinas Koperasi dan UKM DIY.
Paparan selanjutnya disampaikan oleh Muhammad Mulia, S.Ars. selaku mitra konsultan desain 3R dari G2R Tetrapreneur. Muhammad Mulia menjelaskan tentang design simulaton 3R dan flow dari fungsi 3R mulai dari produksi hingga bisnis. Desain yang diutamakan adalah sesuai dengan kearifan lokal tempat 3R tersebut dibangun atau kalurahan sasaran, sehingga, meskipun 3R dibangun pada kalurahan yg berbeda beda, namun esensi kearifan lokal tetap diutamakan sebagai salah satu misi G2R Tetrapreneur. Salah satu tujuan penggunaan container adalah durable atau memiliki ketahanan yang tinggi baik pada suhu, longsor, dan gempa.
Acara selanjutnya adalah tanggapan-tanggapan dari para undangan yang diawali dari Ibu Indarty selaku perwakilan dari BPD DIY. Ibu Indarty menyampaikan bahwa G2R Tetrapreneur dapat mengajukan surat permohonan audiensi dengan Direktur BPD DIY disertai dengan proposal pembangunan 3R. Ibu Indarty juga menyampaikan agar dilakukan pemetaan lokasi potensi pembangunan 3R pada proposal yang diajukan. Tanggapan selanjutnya disampaikan oleh Bapak Saptopo selaku perwakilan dari CSR Centre yang menyampaikan bahwa CSR Center mendukung segala bentuk kegiatan pemberdayaan masyarakat. Sebagai langkah awal dapat dikirimkan tautan atau link G2R Tetrapreneur untuk dapat melihat detail informasi profil setiap unit G2R Tetrapreneur antara lain profil unit, produk, kapasitas, pasar, dan sebagainya.
Tanggapan selanjutnya disampaikan oleh Ibu Etty M, selaku perwakilan BPKA DIY yang menyampaikan bahwa untuk kedepannya dapat juga mengundang Paniradya sebagai salah satu instansi yang bertanggungjawab dalam pengelolaan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sehingga opsi atau pilihan sumber dana dapat semakin luas. Tanggapan berikutnya datang dari Bapak Dodi selaku perwakilan dari BAPPEDA DIY yang menyampaikan bahwa untuk source atau sumber dana dapat di sounding melalui forum-forum kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemda DIY.
Diharapkan Forum CSR DIY dapat memiliki program payung yang bersama-sama diusung sebagaimana tujuan utama dibentuknya Forum CSR tersebut. Selain itu tidak lupa juga melakukan studi mengenai pendapat masyarakat sekitar pembangunan 3R karena hal tersebut penting dilakukan untuk melihat dampak dari pembangunan 3R tersebut di kalurahan sasaran. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
PSIS Semarang resmi menunjuk Widodo C Putro sebagai pelatih anyar untuk memburu target promosi ke Liga 1 musim 2026/27.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.