Forum ASEAN di UKDW Soroti Kepemimpinan Perempuan
Peran perempuan dalam memperkuat tata kelola iklim dan kebencanaan di kawasan ASEAN menjadi fokus pembahasan dalam 2nd Talking ASEAN and Regional Dialogue 2026
Direktur Utama BPR Mlati Pundi Artha, Endah Retnawati (kanan) saat menyerahkan hadiah mobil di halaman BPR Mlati Pundi Artha, Jalan Magelang KM 8,5 Sendangadi, Mlati, Sleman, Kamis (4/8/2022)./Istimewa-BPR Mlati Pundi Artha
Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) DIY kembali mengadakan penarikan undian 'Tamasya Plus' (Tabungan Masyarakat Yogyakarta) periode XXXVII di Auditorium LPP Yogyakarta, Jl. Solo, Rabu (20/7/2022).
Tabungan Tamasya Plus diselenggarakan bersama BPR-BPR di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang tergabung dalam Perbarindo DIY. Pengundian hadiah tabungan ini dilakukan setiap enam bulan sekali dengan hadiah utama berupa 2 unit mobil, belasan sepeda motor danberbagai macam hadiah menarik lainnya.
Periode kali ini hadiah utama mobil Daihatsu Sigra dimenangkan oleh nasabah BPR Mlati Pundi Artha, ibu Tumirah (55) warga Mlati Sleman. Hadiah tersebut diserahkan langsung 0leh Direktur Utama BPR Mlati Pundi Artha, Endah Retnawati S.E., dan Direktur Corna Irawan S.E., kepada Tumirah di halaman BPR Mlati Pundi Artha, Jl Magelang KM 8,5 Sendangadi Mlati Sleman, Kamis (4/8/2022).
Selain hadiah utama, beberapa nasabah BPR Mlati Pundi Artha yang beruntung juga berhak mendapatkan masing-masing satu unit sepeda motor Honda Beat yang didapatkan oleh ibu Hygid, satu unit TV LED Samsung yang didapatkan oleh ibu Utami, satu unit kulkas Panasonic yang didapatkan oleh ibu Sri, dan satu unit mesin cuci Samsung yang didapatkan oleh ibu Supiyah.
Dalam kesempatan itu Direktur Utama BPR Mlati Pundi Artha, Endah Retnawati mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada nasabah, karena dengan makin banyaknya masyarakat yang menabung di bank khususnya BPR maka makin besar pula peluang perbankan
untuk dapat memberikan suntikan dana kredit kepada masyarakat, baik itu untuk kepentingan investasi, modal kerja maupun konsumtif. “BPR mempunyai tanggung jawab yang besar dalam ikut memajukan roda perekonomian masyarakat sehingga tepat bagi kita untuk semakin meningkatkan peran masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi melalui gemar menabung di BPR” kata Endah.
Sementara dikesempatan tersebut ibu Tumirah selaku pemenang juga menyatakan terima kasih kepada BPR Mlati Pundi Artha dan Perbarindo atas hadiah tak terduga tersebut, disampaikan pula bahwa niatnya menabung di BPR karena selain memiliki suku bunga yang relatif lebih tinggi juga karena saat ini BPR juga semakin aman karena adanya penjaminan dari LPS.
BPR Mlati Pundi Artha sendiri merupakan BPR (Bank Perkreditan Rakyat) yang berdiri pada tanggal 30 Januari 1993, berkantor di Jalan Magelang KM 8,5 Sendangadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta. Hingga saat ini telah melayani ribuan nasabah baik nasabah simpanan maupun pinjaman. Nilai aset yang berhasil dibukukan pada saat ini adalah sekitar 38,6 milyar.
Selama ini BPR Mlati Pundi Artha selalu berkomitmen untuk tetap dekat dan melayani UMKM serta para wirausaha wanita. Sebagian terbesar penyaluran kredit di MPA adalah diberikan pada sektorsektor ekonomi mikro, baik itu perdagangan, industri kecil, pertanian, peternakan, jasa dan lainlain. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peran perempuan dalam memperkuat tata kelola iklim dan kebencanaan di kawasan ASEAN menjadi fokus pembahasan dalam 2nd Talking ASEAN and Regional Dialogue 2026
Bank Jateng meraih penghargaan JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 dalam kategori Top Digital Application - Regional Banking
Pemkab Sleman memastikan anggaran penanggulangan kemiskinan tetap menjadi prioritas meski transfer ke daerah turun. Program bantuan masyarakat tetap berjalan.
Belanja pegawai Kota Jogja mencapai sekitar 30 persen APBD. Hasto Wardoyo memastikan gaji ASN dan PPPK tidak akan dipotong.
DPRD Kota Jogja meminta Pemkot segera menghidupkan Pasar Sentul dan Terban yang masih sepi melalui strategi pengelolaan dan penataan pasar.
DPRD Bantul meminta Perda larangan penjualan daging anjing di DIY disosialisasikan secara masif sebelum diterapkan di seluruh kabupaten dan kota.