Tim Pengabdian Masyarakat UPN “Veteran” Yogyakarta Dampingi Pembuatan Empon-Empon KWT Mentari

Media Digital
Media Digital Kamis, 25 Agustus 2022 00:27 WIB
Tim Pengabdian Masyarakat UPN “Veteran” Yogyakarta Dampingi Pembuatan Empon-Empon KWT Mentari

Tim Pengabdian Masyarakat UPN “Veteran” Yogyakarta yang terdiri dari Prof Dr. Arief Subyantoro, Dra. A.Y.N.Warsiki, M.Si, Dr. Ir. Oktavia Sarhesti Padmini, M.Si dan Dr. Avido Yulistian, ST, M.Sc memilih Kelompok Wanita Tani (KWT) Mentari sebagai Mitra dalam melaksanakan salah satu kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi./Istimewa

JOGJA—Tim Pengabdian Masyarakat UPN “Veteran” Yogyakarta yang terdiri dari Prof Dr. Arief Subyantoro, Dra. A.Y.N.Warsiki, M.Si, Dr. Ir. Oktavia Sarhesti Padmini, M.Si dan Dr. Avido Yulistian, ST, M.Sc memilih Kelompok Wanita Tani (KWT) Mentari sebagai Mitra dalam melaksanakan salah satu kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

KWT Mentari beralamat di  dusun Karangploso, Desa Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah menggeluti berbagai kegiatan usaha dalam bidang pertanian dan pengolahan hasil pertanian khususnya empon empon yang terdiri dari  Jahe, sere, temulawak, kunyit dan lain lain.

\"\"

Berdasarkan wawancara Tim Pengabdian Masyarakat dengan Ketua KWT Ibu Lingga diketahui bahwa terdapat beberapa permasalahan utama yang dihadapi meliputi 3 hal yaitu Bidang Manajemen, Bidang Produksi dan Modal Usaha.

Adapun tujuan dan target khusus yang ingin dicapai yaitu meningkatkan pendapatan dan kemampuan anggota KWT tersebut dalam menopang perekonomian  keluarga, dan tercapainya kemandirian usaha.

Solusi untuk mengatasi masalah tersebut  yaitu dengan memberikan Pelatihan dan Pendampingan dalam Menyusun Bisnis Model Canvas yang dapat digunakan KWT untuk memetakan arah bisnis kedepan dengan lebih baik,  membantu Proses Produksi Minuman Empon Empon Bubuk agar dapat meningkatkan kualitas maupun kuantitas produknya, serta membantu pembuatan Proposal Pengajuan Modal Usaha kepada Lembaga Keuangan Terkait.

Untuk meningkatkan produksinya, maka KWT Mentari berusaha memanfaatkan ampas empon empon untuk diproses kembali menjadi minuman siap saji, namun mereka mengalami kendala karena belum memiliki mesin pendingin, sehingga Tim Pengabdian Masyarakat memberikan Mesin Pendingin untuk menyimpan hasil produksi yang berupa minuman siap saji, dan memberikan juga alat untuk memeras empon empon agar diperoleh cairan sari empon empon yang lebih banyak untuk diproses lebih lanjut menjadi bubuk empon empon.

Kegiatan lain yang dilakukan oleh Tim Pengabdian tersebut adalah membuatkan Profil KWT untuk membantu memperkenalkan kegiatan usahanya kepada masyarakat, sehingga dapat meningkatkan volume penjuakan dan pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan mereka. (ADV)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online