Unisa Fest 2026 Usung Konsep Eko-Green, Tiket Masuk Pengunjung Pakai Botol Plastik
Unisa Jogja menggelar Unisa Festdengan konsep eko-green. Sampah botol plastik dikelola untuk mendukung beasiswa mahasiswa
Foto ilustrasi bus Trans Jogja. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Angkutan massal Trans Jogja akan diintegrasikan dengan kereta listrik. Program yang akan diluncurkan pada September 2022 mendatang ini bertujuan memudahkan masyarakat pengguna kereta listrik dan Trans Jogja.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti menjelaskan integrasi penggunaan Trans Jogja dengan KRL akan dimulai pada September 2022 mendatang.
Integrasi tersebut dilakukan untuk memudahkan karena tidak sedikit para pengguna KRL Jogja-Solo juga menggunakan Trans Jogja sebagai angkutan menuju stasiun. \"Kami sudah ada kesepakatan dengan KCI [PT Kereta Commuter Indonesia], mungkin akan kami launching pada September saat Hari Perhubungan Nasional,\" kata Made, Sabtu (27/8/2022).
BACA JUGA: Pantomim Jadi Cara Seniman Ini Selami Dunia Anak Difabel
Made menambahkan konsep integrasi ini nantinya lebih pada penggunaan satu kartu untuk kedua jenis moda. Sehingga para pengguna tidak perlu memegang banyak kartu, cukup satu kartu saja tetapi bisa dipakai untuk KRL sekaligus Trans Jogja.
Kartu tersebut sebagai salah satu media transaksi nontunai untuk pembayaran kedua moda tersebut. \"Satu kartu bisa dipakai KRL-Trans Jogja. Kartu diproduksi kartunya dilakukan KCI meskipun sampai Jakarta tetap bisa pakai kartu itu tidak harus berganti-ganti. Dia punya kartu itu bisa naik KRL dan Trans Jogja,\" ujarnya.
Made memastikan saat ini semua jalur Trans Jogja terkoneksi dengan stasiun kereta api di wilayah DIY. Sehingga sangat memudahkan akses bagi para pengguna KRL. \"Untuk sementara programnya baru menyasar pengguna KRL. Kalau pelajar ada program juga, sekarang kami buat program juga untuk pelajar, kami berharap dalam melakukan aktivitasnya menggunakan angkutan umum,\" ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Unisa Jogja menggelar Unisa Festdengan konsep eko-green. Sampah botol plastik dikelola untuk mendukung beasiswa mahasiswa
Bulog Jogja mencatat serapan gabah 212.000 ton atau 108,71% dari target. Stok beras kini mencapai 74.679 ton.
Gangguan layang-layang di jalur Whoosh turun 65 persen pada September 2026. KCIC mencatat 26 kejadian dan perkuat pengawasan.
Bareskrim menangkap Tatang Winata, buron kasus impor HP dan popok bayi ilegal senilai Rp253 miliar di Bandara Soekarno-Hatta.
4.845 titik panas terdeteksi di Sumatera. Kabut asap menyelimuti Riau dengan kualitas udara masuk kategori sangat tidak sehat.
Tim UGM mendampingi Griya Cokelat Nglanggeran memperkuat daya saing produk melalui inovasi kemasan, CRM, dan pengembangan kakao dari hulu hingga hilir.