Soroti Beda Tafsir Hakim di Sengketa Kontrak, Ahmad Arif Raih Doktor
Ahmad Arif Syarif meraih doktor FH UII setelah meneliti dasar pertimbangan hakim menentukan kepatutan dalam sengketa kontrak.
Foto ilustrasi bus Trans Jogja. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Angkutan massal Trans Jogja akan diintegrasikan dengan kereta listrik. Program yang akan diluncurkan pada September 2022 mendatang ini bertujuan memudahkan masyarakat pengguna kereta listrik dan Trans Jogja.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti menjelaskan integrasi penggunaan Trans Jogja dengan KRL akan dimulai pada September 2022 mendatang.
Integrasi tersebut dilakukan untuk memudahkan karena tidak sedikit para pengguna KRL Jogja-Solo juga menggunakan Trans Jogja sebagai angkutan menuju stasiun. \"Kami sudah ada kesepakatan dengan KCI [PT Kereta Commuter Indonesia], mungkin akan kami launching pada September saat Hari Perhubungan Nasional,\" kata Made, Sabtu (27/8/2022).
BACA JUGA: Pantomim Jadi Cara Seniman Ini Selami Dunia Anak Difabel
Made menambahkan konsep integrasi ini nantinya lebih pada penggunaan satu kartu untuk kedua jenis moda. Sehingga para pengguna tidak perlu memegang banyak kartu, cukup satu kartu saja tetapi bisa dipakai untuk KRL sekaligus Trans Jogja.
Kartu tersebut sebagai salah satu media transaksi nontunai untuk pembayaran kedua moda tersebut. \"Satu kartu bisa dipakai KRL-Trans Jogja. Kartu diproduksi kartunya dilakukan KCI meskipun sampai Jakarta tetap bisa pakai kartu itu tidak harus berganti-ganti. Dia punya kartu itu bisa naik KRL dan Trans Jogja,\" ujarnya.
Made memastikan saat ini semua jalur Trans Jogja terkoneksi dengan stasiun kereta api di wilayah DIY. Sehingga sangat memudahkan akses bagi para pengguna KRL. \"Untuk sementara programnya baru menyasar pengguna KRL. Kalau pelajar ada program juga, sekarang kami buat program juga untuk pelajar, kami berharap dalam melakukan aktivitasnya menggunakan angkutan umum,\" ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ahmad Arif Syarif meraih doktor FH UII setelah meneliti dasar pertimbangan hakim menentukan kepatutan dalam sengketa kontrak.
BPS menjelaskan desil DTSEN sebagai posisi relatif kesejahteraan keluarga, bukan ukuran mutlak kemiskinan, pendapatan, atau kekayaan.
Mensesneg Prasetyo Hadi membantah Haji Isam ditunjuk sebagai koordinator penanganan karhutla di Kalimantan oleh Presiden Prabowo.
Menhut Raja Juli Antoni memperkuat operasi karhutla Kalsel dengan tambahan armada water bombing dan helikopter dari Riau.
Enam pamong kalurahan ikut Pilur Gunungkidul 2026. Mereka wajib mundur dari jabatan jika ditetapkan sebagai calon lurah pada 8 September.
Bromo kembali dibuka untuk wisatawan dengan kuota 2.752 orang per hari. Menpar mengingatkan pengunjung menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran.