Dosen UNISA Jogja Mengajar di UKM Malaysia, Kupas Kesehatan Mental
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Nastiti Nareswari dan Gunadi, usai mengikuti Kejurda Atletik DIY 2022, beberapa waktu lalu./Ist Pasi Bantul
BANTUL—Setelah berhasil menduduki peringkat ketiga dalam Kejurnas U18 2022 di Semarang, atlet lari spesialis nomor 400 meter asal Bantul, Nastiti Nareswari, akan kembali berlaga dalam Porda 2022 di Sleman pada awal September ini.
Tinggal di Busuran, Kalurahan Donotirto, Kapanewon Kretek, Bantul, Nastiti Nareswari lahir pada 28 november 2006. Sudah menekuni atletik lari sejak duduk di kelas 2 SD, saat ini perempuan yang akrab disapa Nares ini mengambil Kelas Khusus Olahraga di SMAN 1 Pundong dan ikut klub Atletik Bantul Selatan.
Pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Bantul sekaligus Pelatih Nares, Gunadi, menjelaskan pada 2014 ketika masih kelas II SD, Nares sudah langsung ikut klub atletik di bawah bimbingan Gunadi. “Kebetulan saya juga dulu atlet, mantan sprinter DIY. Terus dia mungkin sering lihat saya terus kepengen,” ujarnya, Senin (29/8/2022).
Sama seperti Gunadi, Nares juga mengambil spesialis sprinter dengan nomor 400 meter. Nares tercatat sudah menjuarai kompetisi mulai dari kelompok umur SD, SMP hingga tingkat senior, dengan prestasi yang selalu meningkat.
“Terakhir di Kejurnas U18 di Semarang itu dia menempati peringkat ketiga, dari 34 provinsi di Indonesia. Nanti berikutnya minggu ini main di Porda DIY, yang digelar di Sleman, mainnya di UNY. Selain itu juga ditargetkan Popnas 2023 di Bangka Belitung,” ungkapnya.
Kejurnas U18 itu merupakan kompetisi atletik tertinggi yang pernah diikuti Nares. Dalam kejuaraan itu, Nares mengikuti dua nomor yakni 400 meter dan 200 meter. Untuk nomor 400 meter ia meraih peringkat 3 dengan catatan waktu 61,13 detik. Sedangkan untuk nomor 200 meter ia menempati peringkat 5.
Gunadi mengungkapkan selama melatih, Nares menunjukkan progres yang bagus. Dengan porsi latihan enam hari sepekan, pada pagi dan sore hari, diharapkan dapat terus meningkatkan performa atlet muda tersebut.
Untuk menambah power Nares dalam berlari, kedepan Gunadi akan lebih mengintensifkan program latihan fitnes. “Karena baru lulus SMP, untuk program fitnes belum terlalu maksimal. Nah ini karena sudah memasuki masa SMA akan segera saya tingkatkan agar catatan waktunya lebih bagus lagi,” ungkapnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Tanggal 18 Mei memperingati Hari Kearsipan Nasional, Hari Museum Internasional, Hari Vaksin AIDS Sedunia, hingga Hari Biola Sedunia.
Guru honorer di daerah mengaku lebih tenang mengajar setelah Kemendikdasmen menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 tentang guru non-ASN.
Sebanyak 39 WNI korban kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia, ditemukan. Sebanyak 16 orang meninggal dunia dan pencarian masih berlangsung.
Liverpool keluar dari empat besar Liga Inggris 2025/2026 usai kalah dari Aston Villa, sementara Manchester United pastikan posisi ketiga.
UKDW tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan