Kustomfest 2026 Gelar Charity Riding untuk Korban Kebakaran Hutan
Kustomfest 2026 di Jogja hadir 10-11 Oktober dengan charity riding, dukungan pendidikan anak, musik, kuliner, dan tema High Octane.
Jip wisata di Lereng Merapi, Sleman./Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, Sleman - Dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) menyasar semua sektor, termasuk wisata. Menyikapi harga BBM yang melonjak tinggi Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi (AJWLM) menaikkan ongkos sewa Rp50.000 untuk semua paket.
Ketua AJWLM, Dardiri mengatakan rencana kenaikan harga sewa sudah ada sejak 3 September 2022 lalu, tetapi memang belum dirapatkan. Setelah dirapatkan pada Selasa (6/9/2022) malam, akhirnya diambil keputusan untuk menaikkan ongkos sewa jip menjadi Rp50.000 yang berlaku di semua paket.
"Sudah hampir tujuh tahun tidak ada kenaikan sedikitpun, masing-masing paket Rp50.000. Misalnya untuk paket Rp300.000 jadi Rp350.000, paket Rp350.000 jadi Rp400.000 dan seterusnya," ucapnya kepada Harianjogja.com, Selasa (6/9/2022).
Bagi wisatawan yang sudah memesan jauh-jauh hari masih dikenakan tarif lama. Karena biro-biro perjalanan sudah melakukan perhitungan dan membayar uang muka.
"Yang sudah pesan jauh-jauh hari sesuai [harga lama] karena sudah ada hitungannya. Kalau sudah order sebulan lalu bilang saya," ucap dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman, Ishadi Zayid mengatakan kenaikan harga BBM tentu akan berdampak pada sektor wisata.
Namun, sejauh mana dampaknya belum bisa dipastikan, evaluasi baru akan dilakukan setelah tiga minggu berjalan. "Setelah tiga minggu kami ada evaluasi terkait dengan jumlah kunjungan wisata, kalau saat ini kan belum bisa evaluasi," ucapnya.
Dia memperkirakan dampak kenaikan BBM ini akan menyasar ke amenity atau sarana prasarana. Seperti penginapan, rumah makan, dan transportasi lainnya. "Paling yang terdampak amenity, kalau destinasi wisata tiketnya kan tetap," lanjutnya.
Dispar Sleman berharap kenaikan BBM hanya berdampak di awal saja pada sektor wisata. Apabila wisata sudah dianggap kebutuhan maka masyarakat akan mencarinya, tetapi jika harga suvenir, makanan dan lainnya naik, kemungkinan belanja ini yang ditahan.
"Belanja wisatawan untuk makan, souvenir, dan lainnya. Tapi kalau belanja di destinasi wisata masuk, saya rasa enggak [terpengaruh]," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kustomfest 2026 di Jogja hadir 10-11 Oktober dengan charity riding, dukungan pendidikan anak, musik, kuliner, dan tema High Octane.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.