Masyarakat Diajak Meningkatkan Penghasilan dengan Budi Daya Bawang
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Edy Sugiharto, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfosan Kota Jogja (tengah) saat menerima dua penghargaan dalam Anugerah Media Humas (AMH) 2022/Ist
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja meraih peringkat pertama nasional dalam dua kategori sekaligus, yaitu kategori siaran pers (media online) pemerintah daerah kabupaten/kota, dan kategori website pemerintah daerah kabupaten/kota dalam ajang Anugerah Media Humas (AMH) 2022 yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kota Jogja, Tri Hastono menyatakan penghargaan ini bukanlah tujuan akhir, melainkan cambuk agar dapat lebih berinovasi.
"Yang terpenting adalah bekerja maksimal untuk masyarakat. Sementara penghargaan adalah bonus untuk memotivasi kinerja kami,” ucap Tri.
Senada dengan itu, Edy Sugiharto, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfosan Kota Jogja mengatakan kemenangan bukan tujuan mengikuti AMH 2022, namun merupakan upaya untuk meningkatkan layanan.
Melalui ajang tersebut, Edy berharap dapat menjadi evaluasi bagi pemberitaan selanjutnya. "Harapannya ini sebagai evaluasi sejauh mana layanan publikasi sudah mengikuti standar. Dengan mengikuti AMH, kami dapat mengukur, layanan kami sudah on the track atau belum,” terang Edy.
Edy mengadakan penghargaan tersebut diraih atas sinergi berbagai pihak. “Ini kerja keras dari Pemkot Jogja, yang tidak terlepas dari teman-teman paguyuban wartawan Balaikota Jogja,” kata Edy.
Ia mengatakan, salah satu indikator penilaian kemampuan Pemkot Jogja menyajikan berita dengan UPD terkait secara lengkap, komprehensif dan rekan media turut serta menyiarkan.
"Kita tidak dapat bekerja sendiri, ketika UPD melakukan kegiatan, mereka melakukan rilis, itu terintegrasi dengan kita. Masyarakat bisa mengakses informasi dengan mudah," kata Edy.
Menurut Edy, dalam menyampaikan informasi Diskominfo tidak hanya menyajikan informasi secara komprehensif, namun juga dampak dari informasi tersebut.
Dampaknya, berbagai kegiatan serta event prioritas yang dipublikasikan mendapat banyak atensi publik. "Andil publikasi media kita memiliki andil besar. Ini bisa memberikan dampak yang baik untuk ekonomi Jogja, dan pemberdayaan masyarakat. Sehingga Jogja sebagai kota pariwisata, budaya, dan atraksi, manfaatnya dapat sampai ke masyarakat," kata Edy.
Edy berharap, untuk media publikasi terbangun sinergitas dengan wartawan serta seluruh UPD di Kota Jogja. Serta dengan penggunaan teknologi informasi sampai pada masyarakat yang lebih luas. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.