Telkom Bukukan Pendapatan Rp75,9 Triliun pada Semester I 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026.
Anggota Komisi B DPRD DIY, Suwardi (kiri) saat menghadiri Pergelaran Atraksi Wisata di kawasan wisata Bukit Sri Panjung Dodogan, Jatimulyo, Dlingo, Senin (28/11/2022)./Istimewa
BANTUL—Pembangunan infrastruktur sangat menentukan kemajuan pariwisata di suatu wilayah. Hal ini disampaikan oleh anggota Komisi B DPRD DIY, Suwardi, seusai mengunjungi Pergelaran Pagelaran Atraksi Wisata di kawasan wisata Bukit Sri Panjung Dodogan, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Dlingo, Senin (28/11/2022).
“Infrastruktur sangat dibutuhkan di Dlingo. Karena luasnya kawasan, maka untuk menuju ke Bukit Sri Panjung diperlukan sarana prasarana yang memadai,” kata Suwardi.
Menurutnya, membangun infrastruktur di Dlingo merupakan upaya bersama. Terlebih, Dlingo merupakan kawasan strategis berkaitan dengan visi misi Gubernur DIY, yaitu Menyongsong Abad Samudra Hindia untuk Kemuliaan Martabat Manusia Jogja.
Dia menegaskan bahwa Dlingo yang merupakan wilayah perbukitan rawan bencana longsor yang berpotensi merusak destinasi pariwisata. Oleh karena itu, sasaran pembangunan harus tepat dan merata. “Pemerataan pembangunan harus menjadi komitmen bersama, sehingga pemerintah bisa memberikan program yang baik. Selain itu, masalah kemiskinan di Dlingo juga harus diselesaikan. Jadi, kedua persoalan ini harus ditangani secara komprehensif,” katanya.
Program pengembangan atraksi wisata, menurut Suwardi, dapat menumbuhkan perekonomian di Dlingo. “Agar pengembangan pariwisata bisa berhasil, maka harus didukung oleh seluruh masyarakat. Karena wisatawan perlu pelayanan yang baik selain objek wisata yang menarik,” ucapnya.
Pengembangan potensi lokal seperti kesenian jatilan dapat mengundang daya tarik wisatawan sehingga banyak usah kecil yang bermunculan. Pariwisata yang maju, kata Suwardi, juga berdampak pada pengusaha di Dlingo seperti tukang atau perajin kayu.
Dijelaskan Suwardi, selainm pariwisata, sektor pertanian juga dapat dikembangkan di wilayah Dodogan dan Dlingo pada umumnya. Dodogan yang berbatasan dengan Kalurahan Temuwuh dapat mengembangkan tanaman tembakau seperti yang dikembangkan di Temuwuh.
Mengacu pada kondisi wilayah yang didominasi perbukitan, di Dlingo dapat dikembangkan hutan rakyat untuk mencegah potensi longsor. Selain itu, pengembangan agrowisata juga menjadi potensi yang bagus untuk dikembangkan. Pergelaran Atraksi Wisata di Bukit Sri Panjung didukung oleh Dinas Pariwisata DIY. Secara umum, Disbud DIY mendukung pengembangan potensi pariwisata di Dlingo dalam upaya meningkatkan perekonomian warga sekitar. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026.
BPS mencatat kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 7,45 juta hingga Juni 2026, menjadi capaian tertinggi sejak 2020.
Komdigi akan memanggil YouTube setelah menemukan konten promosi vape yang melibatkan anak di bawah umur dan diduga melanggar aturan
PSS Sleman menggelar Launching Team, Jersey Reveal, dan laga uji coba melawan Kendal Tornado FC di Stadion Maguwoharjo pada 8 Agustus 2026
Pemerintah mengintegrasikan MBG dengan Koperasi Desa Merah Putih untuk ketahanan pangan. Pengamat menilai tata kelola dan keamanan pangan masih menjadi tantanga
Polres Karanganyar menghentikan penyelidikan dugaan MinyaKita berbau solar setelah uji laboratorium memastikan tidak ada kandungan solar maupun minyak tanah.