PDI Perjuangan DIY Luncurkan BAIS Yogyakarta untuk Soekarno Cup
DPD PDI Perjuangan DIY meluncurkan BAIS Yogyakarta untuk berlaga di Soekarno Cup 2026 dengan target meraih gelar juara.
Kepala Disbud DIY Dian Lakshmi Pratiwi menjelaskan kegiatan Amukti Zamrud Nusantara di Museum Serangan 1 Maret, Kamis (1/12/2022)./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY menampilkan parade pakaian adat dari 34 provinsi di Indonesia. Bertajuk Amukti Zamrud Nusantara, parade tersebut dilakukan oleh perwakilan mahasiswa daerah di Jogja.
Pentas parade tersebut diselenggarakan di Museum Serangan 1 Maret, Jogja pada Kamis (1/12/2022). Tujuan kegiatan tersebut untuk saling mengenal kebudayaan masing-masing antar mahasiswa daerah.
Disbud DIY juga memaksudkan kegiatan tersebut untuk menampung seni dan budaya mahasiswa-mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Daerah Indonesia (IKPMDI) Jogja. Ruang yang menampung pertemuan antar mahasiswa daerah tersebut diharapkan jadi ruang interaksi yang positif agar kerukunan bisa terus dijunjung.
Kepala Disbud DIY Dian Lakshmi Pratiwi menjelaskan kegiatan Amukti Zamrud Nusantara jadi salah satu kegiatan strategis untuk terus jadi ajang pertemuan kebudayaan di DIY. “Kekayan di DIY ini sangat banyak ditambah kekayaan yang dibawa mahasiswa-mahasiswa daerah, tentu ini potensi positif yang harus terus dikembangkan makanya terus kami berikan ruang,” jelasnya, Kamis sore.
Dian menyebut dalam pementasan tersebut ada penampilan seni dari perwakilan mahasiswa Gorontalo, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Bali, Papua, dan Kalimantan Tengah. “Pasti sangat menghibur dan jadi ruang yang bisa saling mengenal dan mengapresiasi yang lain dengan baik,” ujarnya.
Pementasan di Museum Serangan 1 Maret, jelas Dian, juga agar masyarakat turut berpartisipasi. “Agar masyarakat luas juga mengenal kebudayan di nusantara yang kaya ini,” katanya.
Turut sertanya masyarakat luas untuk menyaksikan pementasan tersebut, lanjut Dian, juga untuk menjaga kerukunan yang lebih luas. “Jika saling mengenal dengan baik akan tercipta suasana hati yang lebih halus, kehalusan itu yang mempererat kerukunan,” terangnya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPD PDI Perjuangan DIY meluncurkan BAIS Yogyakarta untuk berlaga di Soekarno Cup 2026 dengan target meraih gelar juara.
Polres Karanganyar menghentikan penyelidikan dugaan MinyaKita berbau solar setelah uji laboratorium memastikan tidak ada kandungan solar maupun minyak tanah.
Gempa magnitudo 5,3 mengguncang Ismailia, Mesir. Belum ada laporan korban, sementara pemerintah mengaktifkan tanggap darurat dan rumah sakit bersiaga.
Bantul menargetkan angka kemiskinan turun di bawah 10 persen pada 2026. Sebanyak 103 program disiapkan dengan dukungan pembaruan DTSEN.
Korlantas Polri dan Jasa Marga memperkuat pengawasan kendaraan ODOL melalui integrasi ETLE, RFID, dan WIM menjelang penerapan Zero ODOL awal 2027.
WMO memprediksi El Nino menguat pada Agustus-Oktober 2026 dan berpotensi memicu suhu di atas normal, kekeringan, banjir, serta kebakaran hutan.