MTQ Nasional 2026 di Jateng Jadi Panggung UMKM 35 Provinsi
Sebanyak 35 provinsi diberi ruang untuk membawa dan menawarkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masing-masing dalam pameran
Para peserta sunatan massal, Kemenag Sleman/Ist
Sleman (Humas Kemenag Sleman)– Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman menyelenggarakan Sunatan Massal sebagai rangkaian kegiatan Hari Amal Bhakti (HAB) Ke-77 Kementerian Agama RI. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Kemenag Sleman pada Rabu (28/12/2022).
Peserta sunatan massal sebanyak 99 anak, dari 137 kuota yang disediakan panitia. Ahmad Nizam Abdul Qadir merupakan putra pasangan Muhammad Qabib dan Siti Sumayah. Ia tercatat sebagai peserta terkecil, lahir di Sleman pada 5 Agustus 2022.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kab. Sleman Drs. H. Tulus Dumadi, MA dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. "Terima kasih disampaikan kepada Baznas Kab. Sleman, Dinkes Kab. Sleman dan Kak Awe yang akan menghibur anak-anak peserta sunatan massal," ucapnya.
Ditambahkan, rencananya sunatan massal akan dilaksanakan bersama kegiatan lain seperti senam bersama dan bakti sosial yang terpusat di Desa Wisata Pulesari Kab. Sleman pada Selasa (27/12/2022). Namun karena satu dan lain hal, kegiatan bergeser di hari berikutnya.
Tulus berharap semoga semuanya berjalan lancar. "Kami doakan semoga menjadi anak sholeh, semoga setelah sunat tambah hafalan qurannya," harapnya.
"Kegiatan ini sebagai wujud bakti kami kepada masyarakat dan betul-betul memberikan perhatian kepada umat terlebih untuk generasi yang akan datang," pungkasnya.
Selanjutnya Pimpinan Baznas Kab. Sleman KH. Muhyi Darmaji memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. "Saya berharap setelah sunatan, anak-anak harus tertib sholatnya karena sudah mulai baligh. Semoga senantiasa sehat, cepet sembuh, menjadi anak sholih, cerdas, menjadi generasi penerus bagi bangsa ini dan berguna bagi agama, nusa dan bangsa," ujarnya.
Usai doa penutup yang dibacakan Kasi Bimas Islam Kemenag Kab. Sleman H. Jaenudin, S.Ag, M.Si, acara dilanjutkan dengan pemakaian peci secara simbolik kepada beberapa peserta.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kasubbag TU, Kasi dan Penyelenggara di lingkungan Kemenag Sleman, Pimpinan Baznas KH. Muhyi Darmaji, Dinkes Kab Sleman, Bong Supit H. Suryono dan Kak Awe pendongeng bocah. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 35 provinsi diberi ruang untuk membawa dan menawarkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masing-masing dalam pameran
Presiden Dewan ICAO Toshiyuki Onuma meninjau fasilitas pelatihan dan navigasi udara Indonesia yang berstandar internasional.
Kereta kelinci membawa 46 warga Desa Beji terguling di Gunung Pegat Klaten. Empat penumpang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
AISITS merekam jejak Virgo Transport 8 hingga pukul 22.33 WIB dengan kecepatan 12,9 knot sebelum sinyal kapal berhenti terdeteksi.
Gunungkidul bersiap menghadapi revalidasi Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark pada 2027 dengan membenahi sejumlah catatan UNESCO.
Muskot Percasi Solo 2026 berlangsung panas. Peserta mempersoalkan kehadiran klub baru, sementara pimpinan rapat menyebutnya dinamika organisasi.