Jogja Run D-City 2026 Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Tiket Jadi Beasiswa
Jogja Run D-City 2026 meriahkan Jogja. Tiket peserta disalurkan untuk beasiswa, hadiah hingga Rp25 juta dan hiburan spektakuler.
Suasana jumpa pers catatan akhir tahun BNN Jogja yang langsung dipimpin Kepala BNN Jogja Khamdani, Kamis (29/12/2022)
JOGJA—Badan Narkotika Nasional (BNN) Jogja telah berusaha menangani pencegahan dan penanggulangan penyalahgunaan narkotika secara maksimal tahun ini. Catatan akhir tahun BNN Jogja menunjukan ada lima kelurahan yang bekerjasama dengan menyediakan layanan rehabilitasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Lima kelurahan tersebut meliputi Keparakan, Sorosutan, Tegalrejo, Bener, dan Brontokusuman. Lima kelurahan tersebut tahun ini telah merehabilitasi total 20 warganya yang merupakan pecandu narkoba.
Selain kelurahan, BNN Jogja juga sudah melakukan kerjasama untuk memberikan layanan rehabilitasi di lima unit layanan kesehatan. Dari rumah sakit hingga puskesmas digandeng BNN Jogja, meliputi Rumah sakit Bethesda, RSK Puri Nirmala, Puskesmas Tegalrejo, Puskesmas Gondomanan, dan Puskesmas Mergangsang.
Total pecandu narkoba yang direhabilitasi di unit layanan kesehatan tersebut adala 228 orang. Sehingga total ada 248 orang yang diselamatkan BNN Jogja agar tidak kecanduan barang haram itu lagi. Pada 2022, BNN Jogja juga berhasil mengungkap lima kasus narkoba dengan total barang bukti 38,3 gram ganja dan 9,08 gram sabu-sabu.
Kepala BNN Jogja Khamdani menjelaskan capaian-capaian tersebut juga disebabkan oleh peningkatan kapasitas yang dilakukan pihaknya. “Selama tahun ini kami sudah mengadakan pelatihan agen pemulihan sebanyak lima orang dan peningkatan kerjasama lain yang makin memperluas layanan,” katanya, Kamis (29/12/2022).
Total ada sembilan lembaga yang dilakukan pelatihan peningkatan kapasitas, jelas Khamdani, rinciannya lima lembaga untuk peningkatan keterampilan dan empat lembaga peningkatan operasionalnya. “Berbagai kampanye, sosialisasi, hingga edukasi juga sudah kami lakukan sesuai target agar masyarakat luas makin terjauh dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Data BNN Jogja menyebut ada 50.575 orang yang sudah mengikuti sosialisasi, edukasi, hingga kampanye anti penyalahgunaan narkoba. “Lalu untuk edukasi melalui siaran dan sebaran informasi melalui TV ada 658 ribu penonton yang sudah menerimanya,” jelasnya.
Usaha maksimal yang sudah dilakukan BNN Jogja, lanjut Khamdani, akan terus diupayakan dan ditingkatkan pada tahun depan karena penyalahgunaan narkoba makin mengkhawatirkan di kota pelajar ini. “Tiga orang yang ditangani BNN Jogja tahun ini karena penyalahgunaan narkoba masih berstatus mahasiswa aktif, ini menjadi perhatian khusus agar tidak semakin menyebar ke kalangan pelajar dan mahasiswa,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja Run D-City 2026 meriahkan Jogja. Tiket peserta disalurkan untuk beasiswa, hadiah hingga Rp25 juta dan hiburan spektakuler.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp81.300 per kg berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, Senin (25/5/2026)
Kemenkes mencatat 1.443 kasus pemasungan penderita skizofrenia hingga triwulan I 2026 dan mendorong penguatan layanan jiwa