Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi jalan tol./Pixabay
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemkab Sleman menyambut baik rencana penambahan rest area Tol Jogja Bawen di wilayah DIY tepatnya di Kabupaten Sleman. Rencana tersebut adalah peluang besar untuk memicu tumbuhnya ekonomi wilayah dengan melibatkan produk-produk lokal.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengatakan pihak Jasamarga Jogja Bawen (JJB) akan menambahkan rest area Tol Jogja Bawen yang bisa diakses dari dalam dan luar tol di wilayah DIY. Salah satu rest area nantinya akan ditempatkan di sekitar Kalurahan Banyurejo.
Pemkab Sleman berupaya menyiasati adanya tol dan exit tol di sejumlah kalurahan di Sleman. Komunikasi dilakukan terutama melibatkan pelaku UMKM lokal terhadap adanya jalan tol.
"Kami sudah komunikasi dengan beberapa kalurahan dan kapanewon yang kemungkinan menjadi rest area dan exit tol. Kalau khusus di Banyurejo sudah dilakukan pendaatan produk UMKM yang layak untuk dipersiapkan," ujarnya, Senin (16/1/2023).
Untuk UMKM, Pemkab Sleman terus melakukan upaya-upaya pendampingan dan fasilitasi terhadap 90.000 pelaku UMKM di Sleman. Apalagi sejak ada rencana pembangunan tol di wilayah Sleman, fokus pengembangan diarahkan agar produk-produk industri kecil dan menengah bisa mendapatkan dampak positif.
BACA JUGA: Jumlah Warga Miskin Naik 200.000 Jiwa Per September 2022, Ternyata Ini Biangnya
"Sejak awal kita konsisten lakukan pendampingan untuk perizinan usaha, NIB [Nomor Induk Berusaha], halal, PIRT [Pendaftaran Industri Rumah Tangga ] dan yang lain. Tentu saja output akhirnya agar omzet UMKM bisa meningkat dan lapangan pekerjaan juga terus bertambah," ungkapnya.
Pemkab Sleman terus lakukan program pelatihan dan pemberdayaan yang juga melibatkan paguyuban eksportir di Sleman. “Harapannya, produk unggulan Sleman bukan hanya bisa menjangkau pasar skala nasional, namun juga hingga pasar luar negeri," katanya.
Terkait berapa jumlah produk UMKM yang bisa terlibat di tempat rest area atau di titik exit tol, nantinya akan dikurasi terlebih dahulu. "Tentu nanti akan ada kurasi dari dinas. Produk apa saja yang kualitasnya bagus dan punya ciri khas Sleman. Lalu bisa ditaruh disitu," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Suzuki membukukan penjualan ritel 54.179 unit hingga September 2026. New Carry menjadi kontributor terbesar dengan sumbangan 55%.
Gunungkidul masih kekurangan 936 guru SD-SMP. Disdik menyebut pemenuhan tenaga pendidik bergantung pada anggaran dan kebijakan pusat.
Idiec meminta aturan turunan Perpres Ojol menjamin pendapatan pengemudi, kemitraan yang adil, transparansi algoritma, dan perlindungan data.
Simak cara memilih situs streaming film legal dan risiko LK21 atau Indoxxi, mulai dari malware, pencurian data, hingga pelanggaran hak cipta.
Okupansi hotel di KEK Mandalika mencapai 100% selama MotoGP 2026. Hotel di Mataram dan Senggigi juga terisi hingga 80-90%.