DPRD Sleman Tekankan Cegah Stunting Sejak Masa Kehamilan
DPRD Sleman menekankan pencegahan stunting sejak kehamilan melalui pemenuhan gizi, ASI eksklusif, pemantauan posyandu, dan PHBS.
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, JOGJA — Di sejumlah daerah, sempat terjadi kelangkaan stok Minyakita, tak terkecuali di DIY. Terkait dengan itu, Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menyampaikan penyebabnya adalah karena minimnya suplai minyak goreng produksi negara itu ke DIY.
Setelah kelangkaan tersebut, Pemda DIY mengevaluasi penyebabnya. Dari evaluasi tersebut, ditemukan penyebab kelangkaan minyak di DIY karena distribusi yang tidak lancar sehingga jumlah minyak yang ada di DIY mengalami kekurangan.
“Setelah kami evaluasi memang minyak kita itu ada suplai yang kurang karena faktor distribusi dan itu bukan ada di DIY. Tentu itu nasional,” katanya.
BACA JUGA: KPPU Tegaskan Larangan Penjualan Minyakita dengan Akal-akalan Produk Lain
Kemudian, Kadarmanta menyampaikan telah menghubungi perusahaan produsen Minyak Kita serta distributor agar kebutuhan Minyakita DIY dicukupi. “Sebelumnya kan Minyakita sudah banyak ditemukan di DIY. Jadi itu karena distribusi yang enggak lancar saja,” katanya.
Kadarmanta sampaikan terkait dengan adanya wacana membeli Minyakita dengan menunjukkan KTP, menurutnya kebijakan tersebut belum diterapkan di DIY. “Saya kira belum perlu [membeli menggunakan KTP] kita lakukan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman menekankan pencegahan stunting sejak kehamilan melalui pemenuhan gizi, ASI eksklusif, pemantauan posyandu, dan PHBS.
Prabowo menyebut Indonesia berada dalam kondisi survival dan menegaskan kepentingan nasional serta rakyat menjadi prioritas pemerintah.
Peta NASA menunjukkan sebaran karbon monoksida di Indonesia pada 13–15 Oktober 2026. BMKG mengingatkan data satelit tidak langsung menggambarkan kualitas udara
Bupati Sleman Harda Kiswaya melantik 63 pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator. Pejabat diminta memegang falsafah Golong Gilig dan mengutamakan pelay
Pemkab Kulonprogo dan Kemendag melatih 60 UMKM agar mampu menembus pasar ekspor. Program pendampingan intensif disiapkan selama delapan bulan.
Ketua DPRD Jogja FX Wisnu Sabdono Putro berharap persoalan sampah tuntas pada 2027. PSEL Piyungan dirancang mengolah 1.000 ton sampah per hari.