ASUS ExpertBook P3 G1, Laptop Bisnis Ideal Berbasis Intel Core Ultra
Performa Intel Core Ultra, keamanan kelas bisnis, dan ketahanan MIL-STD-810H dalam laptop kerja yang ringan dan terjangkau untuk profesional
Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY Aris Eko Nugroho./Istimewa
JOGJA—Penggunaan Dana Keistimewaan (Danais) DIY terus diperluas untuk masyarakat. Pada 2023 ini Pemda DIY melalui Paniradya Kaistimewan dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan DIY mengalokasikan danais untuk penanganan sampah di sejumlah kalurahan.
Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY Aris Eko Nugroho menjelaskan dana keistimewaan kembali disalurkan untuk masyarakat di level kalurahan melalui bantuan keuangan khusus (BKK). Dari sejumlah program, salah satunya pengelolaan sampah yang tergolong paling baru di 2023, selain program lain seperti warisan budaya tak benda dan demplot Jogja Hijau.
Danais untuk penanganan sampah ini merupakan pertama kalinya dengan harapan dapat memberikan kontribusi terhadap penyelesaian masalah sampah. Adapun anggaran danais yang disiapkan untuk sebesar Rp6 miliar yang dibagi untuk tiga kalurahan.
"Kalau yang kaitan sampah ini berada di Bantul ada tiga kalurahan. Yaitu Kalurahan Karangtengah, Kalurahan Guwosari dan Kalurahan Panggungharjo. Anggarannya sekitar Rp6 miliar," kata Aris belum lama ini.
Ia menambahkan sifat bantuan untuk pengelolaan sampah itu lebih diarahkan untuk pengembangan terhadap embrio penanganan sampah di kalurahan tersebut. Mengingat ketiga kalurahan yang terpilih ini sudah memiliki program penanganan sampah cukup baik.
Melalui sokongan danais ini diharapkan program penanganan sampah yang sudah berjalan lebih meningkat lagi.
"Di sana sudah ada embrio pengembangan sampah. Kemudian dikembangkan lagi dengan danais. Karena Kabupaten Bantul punya konsentrasi untuk antisipasi pengembangan sampah di Piyungan dengan mengembangkan delapan kalurahan. Sifatnya pengembangan karena sudah ada embrionya, seperti Panggungharjo itu sudah cukup bagus, sehingga disempurnakan lagi dengan danais," ujarnya.
Aris mencontohkan bentuk pengembangan itu di antaranya seperti Kalurahan Guwosari, Pajangan yang sebelumnya masih menggunakan peralatan lama yang dimodifikasi. Melalui danais ini harapannya peralatan dapat dikembangkan lebih modern sehingga pengelolaan sampah lebih maksimal.
Adapun di Guwosari ini selain melakukan pemilahan sampah, juga melakukan budi daya magot yang memiliki nilai ekonomi. Karena magot tersebut kemudian dapat dijual kembali untuk pakan ternak.
Ia mengatakan program penanganan sampah menyasar kalurahan ini harapannya dapat meminimalisasi volume sampah yang masuk ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Performa Intel Core Ultra, keamanan kelas bisnis, dan ketahanan MIL-STD-810H dalam laptop kerja yang ringan dan terjangkau untuk profesional
HP Android ini memiliki desain kamera horizontal yang sekilas mirip iPhone Air. Harganya beragam, mulai Rp1 jutaan hingga Rp12 jutaan.
Debut Juergen Klopp bersama Timnas Jerman berakhir imbang 1-1 melawan Belanda. Gakpo mencetak gol injury time, sementara Portugal dan Norwegia menang.
Aprilia Racing tak menerapkan team orders selama Jorge Martin dan Marco Bezzecchi masih punya peluang matematis juara MotoGP 2026.
Malware RatHat menyamar sebagai aplikasi populer dan mengeksploitasi aksesibilitas Android. Malware ini dapat mencuri password, PIN, dan kode OTP.
ADB menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Vietnam 2026 menjadi 7,8%. Indonesia diproyeksikan tumbuh 5,2%. Ini faktor pendorongnya.