Di Balik Kantong Darah untuk Pasien, Ada Peran Teknisi Pelayanan Darah
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman
Yogyakarta Symphony Orchestra yang digelar di Taman Budaya Yogyakarta pada Kamis (16/3/2023) malam./Harian Jogja
JOGJA—Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY menggelar Yogyakarta Symphony Orchestra di Taman Budaya Yogyakarta (TBY) dengan pengunjung lebih dari 600 orang, Kamis (16/3/2023). Tujuan Dinpar DIY membuat event wisata tersebut untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan di Jogja.
Event wisata malam, menurut Dinpar DIY, akan menunjang peningkatan lama tinggal wisatawan. Selain itu juga menggaet wisatawan baru dengan event yang beragam.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Kurniawan menjelaskan Yogyakarta Symphony Orchestra diinisiasi sebagai event unggulan. “Yogyakarta Symphony Orchestra sudah berjalan dua kali, setiap tahun akan dilakukan terus untuk menambah atraksi wisata malam hari,” jelasnya, Kamis malam.
Kurniawan menyebut tahun pertama penyelenggaraan Yogyakarta Symphony Orchestra berada di Benteng Vredeburg, Jogja. “Kami ingin menampilkan Yogyakarta Symphony Orchestra sebagai event yang berada di sekitar bangunan heritage, termasuk di TBY ini,” katanya.
Berbeda dengan orkestra pada umumnya, jelas Kurniawan, Yogyakarta Symphony Orchestra menampilkan beragam genre yang dikemas secara orkestra. “Bahkan kemarin ada rap hip hop, kami tampilkan beragam genre agar semua orang wisatawan bisa menikmatinya,” ujarnya.
Sebagai event malam dengan kegiatan pertunjukan musik, lanjut Kurniawan, Yogyakarta Symphony Orchestra diharapkan memiliki penggemar spesifik. “Seperti Kroncong Plesiran yang sudah punya penggemar khusus, kami harap event ini juga begitu. Semakin banyak penggemarnya akan semakin wisatawan juga tertarik mengikutinya,” ucapnya.
Yogyakarta Symphony Orchestra akan terus dikolaborasikan seinovatif mungkin. “Rencananya tahun depan akan kami gelar dengan banyak berkolaborasi dengan UMKM produk kreatif agar semakin semarak,” jelasnya.
Yogyakarta Symphony Orchestra tahun ini, jelas Kurniawan, sudah cukup banyak mengundang wisatawan luar daerah dan memperkaya pertunjukan musik di Jogja sebagai penarik wisatawan. “Targetnya event ini akan tetap diselenggarakan malam hari dan menarik wisatawan luar daerah bahkan mancanegara agar lama tinggal wisatawan meningkat karena malam hari,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman
nvestigasi mengungkap ratusan dokter palsu berbasis AI membanjiri Facebook dan Instagram untuk mempromosikan suplemen dengan klaim kesehatan yang meraguka
Ariana Grande menggugat peretas yang diduga mencuri dan menjual puluhan lagu belum dirilis, foto, serta video pribadinya melalui dark web.
BPBD Bantul telah menyalurkan 312.000 liter air bersih kepada 2.619 warga terdampak kekeringan di lima kapanewon selama musim kemarau 2026.
Studi ICCT mengungkap biaya baterai mobil listrik turun hingga 35%, tetapi harga EV hanya turun 18% karena produsen lebih fokus meningkatkan kualitas kendaraan.
Gol spektakuler Sidny Lopes Cabral saat melawan Argentina resmi terpilih sebagai gol terbaik Piala Dunia 2026 melalui voting publik FIFA.