Saat Barisan Pelajar DIY Diuji Terik dan Ketahanan di Mandala Krida
Lomba Baris-Berbaris DIY 2026 di Mandala Krida menguji ketahanan pelajar. Simak peserta yang sempat drop hingga daftar juara LBB.
Sejumlah siswa menampilkan kreasi seni dalam kegiatan Gebyar Akhir Tahun di SDN Surubendo di Kalurahan Bedoyo, Ponjong, Kamis (22/6/2023). Harian Jogja/David Kurniawan
GUNUNGKIDUL—PT Atlantic Biruraya, produsen air minum dalam kemasan Cheers mendukung penyelenggaraan Gebyar Akhir Tahun Sekolah Penggerak di SD Negeri Surubendo di Kalurahan Bedoyo, Ponjong, Kamis (22/6/2023). Dukungan ini bertujuan menumbuhkan kreativitas dan inovasi pada anak-anak sekolah.
Brand Activation Area Jawa Tengah dan DIY, Cheers, Brianda Oktavian mengatakan Gebyar Akhir Tahun di SDN Surubendo berjalan meriah. Selain melepas para siswa yang telah lulus, juga ada kegiatan pentas seni yang melibatkan murid dari kelas satu sampai lima di sekolah tersebut.
“Ada juga pameran UMKM dari warga di sekitar sekolah,” kata Brian di sela kegiatan.
Pihaknya mendukung penyelenggaraan acara di SDN Surubendo. Partisipasi ini sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di sekolah, terkait kreasi dan inovasi dari para siswa.
“Tentunya kegiatan ini juga untuk mengenalkan produk air minum dalam kemasan yang kami miliki,” kata Brian.
Kepal SDN Surubendo, Sri Dwi Murwaningsih berterima kasih kepada Cheers yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Gebyar Akhir Tahun. Adapun dukungan meliputi banyak hal mulai dari penataan lokasi dan akomodasi, serta pendokumentasian kegiatan. “Kami berterima kasih atas dukungan terhadap acara di sekolah,” katanya.
Sri menjelaskan, kegiatan melibatkan seluruh siswa mulai dari kelas satu sampai enam. Tujuan utama adalah untuk pelepasan siswa yang lulus. Tapi, juga ada pementasan kreasi seni dan tari dari anak-anak.
Menurut dia, acara berlangsung meriah karena ada kegiatan pentas seni dan kreasi para siswa. Sebagai pilot project pematangan penguatan profil pelajar Pancasila di SDN Surubendo, sekolah mendorong para siswa untuk berani tampil, bisa berinovasi, berkreasi hinga bekerja sama dengan siswa lainnya.
“Kami terus mendorong agar siswa berani tampil. Apapun hasilnya para siswa patut mendapatkan apresiasi karena berani tampil di depan umum,” katanya.
Selain kegiatan pentas seni, sambung Sri, juga ada pengenalan makanan olahan berbahan baku pohon pisang kepada anak-anak. Pohon ini tidak hanya diambil buahnya, karena seluruh bagian dapat dimanfaatkan mulai dari bahan pangan hingga produk kerajinan.
“Ada pembuatan gudeg dari bonggol pohon pisang. Selain itu, rumbai-rumbai atau hiasan pada saat anak menampilkan pentas seni juga menggunakan bahan dari pelepah pisang yang dikeringkan,” katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lomba Baris-Berbaris DIY 2026 di Mandala Krida menguji ketahanan pelajar. Simak peserta yang sempat drop hingga daftar juara LBB.
Joan Mir meninggalkan Honda untuk bergabung dengan Gresini pada MotoGP 2027. Ia mengaku sempat berharap Honda kembali kompetitif.
Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026 menampilkan Amri/Nita dan Leo/Daniel. Simak jam, lawan, venue, dan siaran langsung.
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Ferran Soriano menegaskan proses hukum masih panjang dan klub akan melawan.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.