Masyarakat Jangan Mudah Termakan Hoaks di Era Banjir Informasi
Wakil Ketua DPRD DIY Budi Waljiman mengingatkan pentingnya literasi digital agar masyarakat mampu memilah informasi dan terhindar dari hoaks.
Kepala Dinsos DIY, Endang Patmintarsih menyerahkan hewan kurban di Dinsos DIY, Jumat (30/6/2023)./Harian Jogja-Stefani Yulindriani Ria S.
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Sosial (Dinsos) DIY menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Iduladha 1444 H. Dalam penyelenggaraannya kali ini, ada 655 paket daging yang akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar Dinsos DIY, serta sejumlah panti rekanannya.
Kepala Dinsos DIY, Endang Patmintarsih menyampaikan ada 2 ekor sapi dan 6 ekor kambing yang disembelih dalam peringatan Iduladha kali ini. Dia menyampaikan seluruh hewan tersebut merupakan hasil sumbangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinsos DIY.
“Penyembelihan hewan kurban ini dilakukan agar ASN Dinsos DIY dapat menanamkan nilai-nilai pengorbanan, sosial, dan spiritualnya,” katanya saat ditemui di Kantor Dinsos DIY, Jumat (30/6/2023).
Menurutnya dengan menyumbangkan hewan kurban, menjadi pembelajaran bagi umat muslim untuk belajar berkurban, dan berkomitmen untuk peduli terhadap sesama.
Baca juga: Sebanyak 15.443 Wisatawan ke Bantul, Parangtritis Tetap Terfavorit
“Penyembelihan hewan kurban ini akan dibagikan kepada masyarakat sekitar Dinsos DIY yang kurang beruntung dan panti mitra kerja Dinsos DIY,” imbuhnya.
Endang menyampaikan Dinsos DIY rutin menggelar penyembelihan hewan kurban setiap tahunnya. Dia pun berharap daging kurban yang dibagikan tersebut dapat bermanfaat sehingga masyarakat dapat merasakan nikmatnya kebersamaan dan kepedulian. Selain itu, Endang berharap, dengan menjadi penyumbang hewan kurban dapat meningkatkan ketakwaan dan keimanan kepada Allah.
“Semoga momen seperti ini setiap tahun harus dilakukan agar kita selalu ingat bahwa berkorban nilai-nilai ajaran agama itu sangat luar biasa sekali yang harus kita lakukan supaya kita selalu ingat, bahwa kita harapannya bisa bermanfaat untuk orang lain, bukan hanya untuk kita sendiri,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wakil Ketua DPRD DIY Budi Waljiman mengingatkan pentingnya literasi digital agar masyarakat mampu memilah informasi dan terhindar dari hoaks.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.
Kapan waktu terbaik membeli tiket pesawat? Simak jarak ideal pemesanan domestik dan internasional serta hari yang bisa dicoba.